logo Kompas.id
HumanioraAkses Internet Terbatas, Puluhan Juta Siswa Hadapi Krisis Pembelajaran  

Akses Internet Terbatas, Puluhan Juta Siswa Hadapi Krisis Pembelajaran  

Pandemi Covid-19 dikhawatirkan berpengaruh besar pada tumbuh kembang dan kemajuan anak-anak di Tanah Air, terutama mereka yang berasal dari keluarga kelas ekonomi bawah.

Oleh Sonya Hellen Sinombor
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Priyombodo

Siswa level II SD Islam Al Bayan mengerjakan soal penilaian akhir tahun secara daring di rumahnya di Kota Tangerang, Banten, Rabu (29/4/2020). Pelaksanaan ujian yang menentukan kenaikan kelas ini terpaksa dilakukan secara daring karena pandemi Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS — Kebijakan penutupan kegiatan belajar-mengajar tatap muka di sekolah sejak awal Maret 2020 akibat pandemi Covid-19 membuat hampir 60 juta siswa tidak bisa belajar di sekolah. Ironisnya, mayoritas di antara mereka tidak bisa mengakses pembelajaran jarak jauh.

Belajar dari rumah merupakan tantangan terbesar karena keterbatasan para siswa dalam mengakses internet, sarana listrik, dan minimnya pilihan pembelajaran alternatif secara luring (offline). Anak-anak di perdesaan yang memiliki komputer atau laptop dan sambungan internet di rumahnya kurang dari 15 persen, sedangkan di wilayah perkotaan hanya 25 persen anak memiliki komputer atau laptop dan sambungan internet.

Editor: Aloysius Budi Kurniawan
Bagikan