logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanPendataan Terkendala Masalah Birokrasi

Pendataan Terkendala Masalah Birokrasi

JAKARTA KOMPAS &mdash Penggalian dan pencatatan data budaya dibutuhkan sebagai sumber informasi dan dapat dijadikan alat untuk menangkal klaim budaya oleh bangsa lain Namun upaya ini terkendala masalah birokrasi dan minimnya partisipasi masyarakatSalah satu komunitas yang berusaha mengg

· 2 menit baca

JAKARTA, KOMPAS — Penggalian dan pencatatan data budaya dibutuhkan sebagai sumber informasi dan dapat dijadikan alat untuk menangkal klaim budaya oleh bangsa lain. Namun, upaya ini terkendala masalah birokrasi dan minimnya partisipasi masyarakat.Salah satu komunitas yang berusaha menggali dan mencatat budaya di Indonesia adalah Sobat Budaya. Mereka meriset langsung di lapangan, mendata dari buku dan internet, serta menggali data melalui informasi orang yang ada di sekitar. Ketua Umum Sobat Budaya Siti Wulandari, Jumat (22/9), di Jakarta, menyebutkan, pihaknya telah mengidentifikasi sekitar 40.000 item dan ragam budaya di Indonesia. Data tersebut dikelompokkan dalam 15 kategori. Dalam penggalian data, Sobat Budaya sering kali mengalami kendala dalam urusan birokrasi dengan pemerintah. "Tahun lalu, kami berusaha bekerja sama dengan lembaga pemerintah terkait, tetapi hanya sampai pada rapat," kata Siti. Siti mengatakan, kerja sama tersebut bertujuan agar dapat memperoleh data yang valid dari pemerintah untuk menambah informasi. Selain itu, Sobat Budaya juga ingin menyinkronkan data hasil temuan mereka dengan data pemerintah. Tim Sobat Budaya juga pernah ditolak ketika ingin mendapatkan data dan mendokumentasikan warisan budaya di museum untuk kebutuhan riset. Siti berharap, suatu saat warisan budaya tersebut dapat terbuka untuk umum. Kesadaran masyarakat untuk menyampaikan informasi budaya yang ada di sekitar juga masih minim.Perlu partisipasi warga Dalam satu hari, hanya ada 10-15 orang yang berpartisipasi memberikan informasi di www.budaya-indonesia.org. Dari sejumlah tulisan yang masuk, hanya ada 2-3 tulisan yang layak dipublikasikan.Kepala Divisi Public Relation Sobat Budaya, Geaffary Aji Nugraha mengatakan, kondisi tersebut cukup memprihatinkan jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai lebih dari dua ratus juta jiwa. Dia berharap masyarakat terpanggil membantu Sobat Budaya dalam usaha membangun perpustakaan digital budaya Indonesia melalui Gerakan Sejuta Data Budaya. Salah satu metode yang dilakukan Sobat Budaya untuk menggali budaya Indonesia melalui forum obrolan, misalnya membahas tradisi kopi di Indonesia. (DD08)

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Memuat data..