logo Kompas.id
HumanioraMahasiswa Kritisi Penambahan...
Iklan

Mahasiswa Kritisi Penambahan Golongan UKT dan IPI di UNS

UKT dan IPI di UNS dikritisi mahasiswa. Mereka keberatan dengan besaran uang kuliah yang kian tinggi.

Oleh
NINO CITRA ANUGRAHANTO
· 2 menit baca
Ribuan mahasiswa baru Universitas Sebelas Maret (UNS) mengikuti kuliah umum yang disampaikan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di halaman Rektorat UNS di Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (13/8/2019).
KOMPAS/ERWIN EDHI PRASETYA

Ribuan mahasiswa baru Universitas Sebelas Maret (UNS) mengikuti kuliah umum yang disampaikan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di halaman Rektorat UNS di Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (13/8/2019).

SURAKARTA, KOMPAS — Mahasiswa Universitas Sebelas Maret mengkritisi penambahan golongan uang kuliah tunggal dan iuran pengembangan institusi pendidikan di UNS, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Nominalnya dinilai memberatkan mahasiswa. Kampus beralasan, penambahan golongan itu hanya diarahkan untuk kelompok berpenghasilan tinggi.

”Pendidikan tidak boleh dijadikan komoditas. Adanya penambahan golongan ini akan memberatkan mahasiswa dan menimbulkan sekat-sekat antara si miskin dan si kaya,” kata Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (BEM UNS) Agung Lucky Pradita saat dihubungi, Senin (20/5/2024).

Editor:
CORNELIUS HELMY HERLAMBANG
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000