logo Kompas.id
HumanioraPara Capres Deklarasikan Janji...
Iklan

Para Capres Deklarasikan Janji Menjaga Kemerdekaan Pers

Tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden presiden berjanji menjunjung tinggi marwah pers.

Oleh
STEPHANUS ARANDITIO
· 2 menit baca
Wartawan menyiarkan langsung melalui gawainya saat Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari bersama komisioner KPU August Melaz melakukan konferensi pers terkait persiapan jelang debat keempat Pemilihan Presiden 2024 di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (19/1/2024).
KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN

Wartawan menyiarkan langsung melalui gawainya saat Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari bersama komisioner KPU August Melaz melakukan konferensi pers terkait persiapan jelang debat keempat Pemilihan Presiden 2024 di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (19/1/2024).

JAKARTA, KOMPAS — Tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden mendeklarasikan komitmen mereka menjaga kemerdekaan pers di Gedung Dewan Pers, Sabtu (10/2/2024). Penandatanganan deklarasi ini merupakan janji ketiganya akan menjunjung tinggi marwah pers sebagai pilar keempat demokrasi.

Pernyataan deklarasi ini berisikan tiga poin. Pertama, terjaminnya independensi pers tanpa campur tangan pihak mana pun. Kedua, menolak segala bentuk intimidasi dan kekerasan terhadap insan pers. Ketiga, mendukung pers profesional agar mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.

Baca Berita Seputar Pemilu 2024
Pahami informasi seputar pemilu 2024 dari berbagai sajian berita seperti video, opini, Survei Litbang Kompas, dan konten lainnya.
Kunjungi Halaman Pemilu

Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, menyatakan, dia bersama pasangannya, Muhaimin Iskandar, berjanji menjamin kemerdekaan pers jika terpilih nanti. Selama berpolitik, dirinya tak pernah melaporkan karya jurnalistik ke ranah pidana, tetapi pada Dewan Pers sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

”Komitmen ini kami sampaikan sekarang bukan tentang besok saja, tetapi tentang masa lalu. Bila masa lalunya mengunci media, maka besok juga tidak memberikan ruang,” kata Anies yang hadir langsung di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Sabtu (10/2/2024).

Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, tiba di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat untuk mendeklarasikan komitmennya pada kemerdekaan pers, Sabtu (10/2/2024).
KOMPAS/STEPHANUS ARANDITIO

Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, tiba di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat untuk mendeklarasikan komitmennya pada kemerdekaan pers, Sabtu (10/2/2024).

Pasangan calon nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming, tidak hadir dalam agenda deklarasi kemerdekaan pers ini. Namun, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani yang mewakili paslon nomor urut 2 ini juga menyatakan, pihaknya akan menjamin kemerdekaan pers.

Iklan

”Kebebasan pers adalah hal yang mutlak dan harus kita jaga dan tingkatkan dalam penyempurnaan ke depannya. Ini merupakan ujung tombak dalam demokrasi kita,” kata Rosan.

Komitmen negara menegakkan demokrasi tidak terlepas dari komitmen untuk merawat kemerdekaan pers.

Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo yang hadir secara virtual menyatakan, ia bersama pasangannya, Mahfud MD, bersedia memberikan informasi kepada pers. Bahkan, dia berjanji jika terpilih akan memberdayakan pers melalui pelatihan-pelatihan dari negara tanpa mengintervensi independensinya.

”Mari kita dorong pers yang dilatih, diberi ruang, pemerintah membantu, walaupun nanti dia akan mengkritik kami. Saya kira wajib hukumnya untuk punya komitmen pada kebebasan pers ini,” kata Ganjar.

Ketua tim pemenangan nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Arsjad Rasjid, tiba di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, untuk mewakili Ganjar-Mahfud mendeklarasikan komitmennya pada kemerdekaan pers pada Sabtu (10/2/2024).
KOMPAS/STEPHANUS ARANDITIO

Ketua tim pemenangan nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Arsjad Rasjid, tiba di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, untuk mewakili Ganjar-Mahfud mendeklarasikan komitmennya pada kemerdekaan pers pada Sabtu (10/2/2024).

Intervensi kekuasaan

Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu menegaskan, presiden terpilih nanti harus tetap melindungi dan menghormati kemerdekaan pers. Bentuk konkretnya dengan menghentikan praktik kekerasan terhadap pers, pembungkaman pers, dan intervensi kekuasaan.

”Komitmen negara menegakkan demokrasi tidak terlepas dari komitmen untuk merawat kemerdekaan pers. Demokrasi akan tegak jika pers dapat menjalankan peran dan fungsinya dengan bebas, serta terhindar dari campur tangan pihak mana pun,” kata Ninik.

Hal sebaliknya merupakan penanda goyahnya demokrasi apabila pers menjadi terbelenggu, terepresi, dan kehilangan independensi.

Pers juga harus bekerja dengan menjaga kode etik jurnalistiknya. Sebab, perkembangan teknologi dan media sosial hari ini membuat penyebaran berita bohong atau hoaks makin menjamur. Fungsi pers sebagai pencerah bagi masyarakat harus diperkuat negara.

Editor:
EVY RACHMAWATI
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000