logo Kompas.id
HumanioraBerjuang Menuju Garis Akhir...
Iklan

Berjuang Menuju Garis Akhir Pandemi

Optimisme menyambut endemi Covid-19 harus terus dijaga. Optimisme tersebut menjadi pemacu bagi semua pihak untuk makin bekerja keras mengakhiri pandemi. Kedisiplinan harus dirawat bersama, bukan dilonggarkan.

Oleh
DEONISIA ARLINTA
· 6 menit baca
Pengunjung Kebun Raya Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, mengisi libur panjang akhir pekan, Sabtu (22/8/2020). Kebun Raya Bogor menjadi salah satu obyek wisata yang dituju warga untuk mengisi libur panjang 1 Muharam, libur cuti bersama, dan libur akhir pekan.
RONY ARIYANTO NUGROHO

Pengunjung Kebun Raya Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, mengisi libur panjang akhir pekan, Sabtu (22/8/2020). Kebun Raya Bogor menjadi salah satu obyek wisata yang dituju warga untuk mengisi libur panjang 1 Muharam, libur cuti bersama, dan libur akhir pekan.

Peribahasa menyebutkan, ”badai pasti akan berlalu”. Semangat itu pula yang dipercaya pada situasi pandemi Covid-19 saat ini. Badai pandemi pasti akan berlalu. Namun, kapan pandemi akan berlalu menjadi endemi? Jawabannya bisa bergantung pada peran kita bersama.

Kasus pertama Covid-19 dilaporkan di Indonesia pada 2 Maret 2020. Sejak saat itu, pasang surut penularan terjadi. Ketika pasang, puncak kasus pernah mencapai 64.000 kasus per hari pada Februari 2022. Namun, kondisi yang terpukul terjadi pada saat puncak kasus Juli 2021 dengan tingkat rawat inap di rumah sakit dan kematian tertinggi. Layanan kesehatan ambruk. Kondisi itu sekaligus membuka mata bahwa sistem kesehatan kita memang rapuh.

Editor:
ADHITYA RAMADHAN
Bagikan