logo Kompas.id
HumanioraNihil, Penambahan Kasus...
Iklan

Nihil, Penambahan Kasus Gangguan Ginjal Akut Anak

Pemberian antidotum atau obat penawar Fomepizole berpengaruh signifikan terhadap penurunan kasus gangguan ginjal akut anak. Obat ini direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia dan memiliki tingkat efektivitas 90 persen

Oleh
ZULIAN FATHA NURIZAL
· 4 menit baca
Poster pemberitahuan perihal penghentian sementara penjualan obat sirop di apotek Wisnu, Ciledug, Kota Tangerang, Banten, Minggu (23/10/2022). Penghentian penjualan produk obat sirop tersebut menyusul imbauan Kementerian Kesehatan terkait merebaknya penyakit gangguan gagal ginjal akut progresif atipikal pada anak.
KOMPAS/PRIYOMBODO

Poster pemberitahuan perihal penghentian sementara penjualan obat sirop di apotek Wisnu, Ciledug, Kota Tangerang, Banten, Minggu (23/10/2022). Penghentian penjualan produk obat sirop tersebut menyusul imbauan Kementerian Kesehatan terkait merebaknya penyakit gangguan gagal ginjal akut progresif atipikal pada anak.

JAKARTA, KOMPAS - Dua minggu terakhir tidak ada penambahan kasus gangguan ginjal akut pada anak. Hal ini disebabkan pemberian antidotum pada pasien serta gerak cepat dalam penyetopan obat. Meski demikian, seluruh masyarakat dan tenaga kesehatan diimbau untuk tetap memperhatikan perkembangan terkini dari fenomena ini.

Kabar ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril Mansyur melalui siaran langsung di akun Instagram Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Jumat (18/11/2022). Dia mengatakan, terdapat total ada 324 kasus gangguan ginjal akut pada anak. Dari jumlah tersebut, 13 orang masih dalam perawatan, 200 orang meninggal dunia, dan 111 orang sembuh.

Editor:
ALOYSIUS BUDI KURNIAWAN
Bagikan