logo Kompas.id
HumanioraPemahaman Publik Kunci...
Iklan

Pemahaman Publik Kunci Pelestarian Wastra

Pemahaman publik diharapkan memantik kepedulian terhadap wastra. Keduanya merupakan modal penting untuk pelestarian wastra.

Oleh
SEKAR GANDHAWANGI
· 4 menit baca
Proses mencuci batik yang diberi pewarna alami di sentra batik Betawi di Palbatu, Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2016). Batik Palbatu memproduksi batik-batik tulis motif baru khas Betawi.
KOMPAS/ LUCKY PRANSISKA

Proses mencuci batik yang diberi pewarna alami di sentra batik Betawi di Palbatu, Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2016). Batik Palbatu memproduksi batik-batik tulis motif baru khas Betawi.

BOGOR, KOMPAS — Pemahaman publik berperan penting untuk pelestarian wastra atau kain tradisional Indonesia. Pemahaman itu diharapkan tidak hanya menumbuhkan kecintaan terhadap wastra, tetapi juga dorongan untuk mendukung industrinya.

Salah satu wastra yang menjadi perhatian adalah batik. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Ria Intani Tresnasih mengatakan, yang disebut batik adalah kain yang dibuat dengan lilin malam melalui teknik lukis, cap, ataupun kombinasi keduanya. Namun, kini beredar pula tekstil bermotif batik dipahami sebagian orang sebagai batik, padahal bukan.

Editor:
ALOYSIUS BUDI KURNIAWAN
Bagikan