logo Kompas.id
HumanioraKebiasaan Buruk Sisakan...
Iklan

Kebiasaan Buruk Sisakan Makanan

Masyarakat Indonesia masih mempunyai kebiasaan buruk untuk menyisakan makanan. Porsi makanan yang terlalu banyak dan cita rasa makanan jadi alasan. Sebagian mengaku tak membuangnya sia-sia.

Oleh
MARGARETHA PUTERI ROSALINA, SATRIO PANGARSO WISANGGENI, ALBERTUS KRISNA
· 5 menit baca
Sampah makanan yang ditemukan di kolong halte di Jalan Letnan Sutopo, Tangerang Selatan, Minggu (8/5/2022).
KOMPAS/M PUTERI ROSALINA

Sampah makanan yang ditemukan di kolong halte di Jalan Letnan Sutopo, Tangerang Selatan, Minggu (8/5/2022).

JAKARTA, KOMPAS - Fenomena orang tidak menghabiskan makanan masih banyak terjadi. Pengamatan di beberapa tempat makan di Jabodetabek, ada beberapa orang yang masih menyisakan makanan di piringnya. Makanan yang disisakan tak hanya dalam jumlah kecil. Bahkan terkadang ada makanan yang baru tersendok dua kali pun, dengan sengaja tidak dilahap sampai habis.

Selama 30 menit mengamati sebuah warteg di Tangerang Selatan, dari sekitar 12 orang pengunjung, 5 orang menyisakan nasi beserta lauk pauknya. Rata-rata orang hanya makan separuh bagian makanan dari piring ukuran warteg. Tak hanya di warteg, di sebuah restoran di pusat perbelanjaan pun, ada orang yang menyisakan makanan.

Editor:
KHAERUDIN
Bagikan
Kantor Redaksi
Gedung Kompas Gramedia, Jalan Palmerah Selatan 26-28, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000