logo Kompas.id
Pendidikan & Kebudayaan”Merdeka” di Mata Perempuan Akar Rumput

”Merdeka” di Mata Perempuan Akar Rumput

Kendati Indonesia sudah merdeka selama 75 tahun, sampai saat ini masih banyak perempuan yang mengalami kekerasan dan diskriminasi. Karena itu, perempuan di akar rumput kini bangkit mendobrak budaya patriarki,

Oleh SONYA HELLEN SINOMBOR
· 0 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/SONYA HELLEN SINOMBOR

Ibu-ibu anggota Sekolah Perempuan di Desa Sukadana, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, berkumpul dan berbicara tentang sekolah perempuan di sebuah berugak yang ada di tengah permukiman mereka di Dusun Segenter, Kamis (26/7/2018). Berugak merupakan tempat berkumpul masyarakat setempat sekaligus berfungsi sebagai tempat acara adat musyawarah persiapan perkawinan.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Berita utama
Akses tak terbatas ke seluruh rubrik (termasuk ePaper)
Tanpa diskon
POPULER
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Berita utama
Akses tak terbatas ke seluruh rubrik (termasuk ePaper)
Hemat 40%
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Berita utama
Akses tak terbatas ke seluruh rubrik (termasuk ePaper)
Edisi cetak harian kompas dikirim ke alamat anda
Editor: Aloysius Budi Kurniawan
Memuat data..