logo Kompas.id
HumanioraProgram ”Food Estate” di...

Program ”Food Estate” di Kalteng Jangan Sampai Timbulkan Bencana Baru

Lahan seluas 300.000 hektar di Kalimantan Tengah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional selama masa pandemi Covid-19.

Oleh
DIONISIUS REYNALDO TRIWIBOWO
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/qPJ1aBqCzocMudUgi6qqnHLZru0=/1024x514/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F03%2F831c3344-facd-436a-885d-ec3366cd6814_jpg.jpg
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO

Acih (49) menam bibit padi saat memulai musim tanam di lahan persawahan Ciherang Gede, Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (27/3/2020).

PALANGKARAYA, KOMPAS — Lahan seluas 300.000 hektar di Kalimantan Tengah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional selama masa pandemi  Covid-19. Lahan tersebut disiapkan sejak lama sebagai bentuk program pertanian atau food estate. Namun, pemerintah dinilai perlu memperhatikan dampak konflik sosial hingga kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikulturan, dan Peternakan Kalteng Sunarti membenarkan hal tersebut. Menurut dia, lahan seluas 300.000 hektar memang disiapkan untuk food estate. Namun, jika semuanya disetujui pemerintah pusat, total lahan untuk pertanian sebesar 663.287 hektar.

Editor:
Siwi Yunita
Bagikan