logo Kompas.id
β€Ί
Hukumβ€ΊTantangan Menjaga Kepercayaan ...
Iklan

Tantangan Menjaga Kepercayaan Publik Setelah Pernikahan Ketua MK dengan Adik Jokowi

Setelah pernikahannya dengan adik Presiden Jokowi, Ketua MK Anwar Usman diingatkan untuk benar-benar bisa membuktikan komitmennya menjaga integritas dan independensi MK.

Oleh
DIAN DEWI PURNAMASARI
Β· 1 menit baca
Siaran langsung pernikahan Ketua MK Anwar Usman dengan adik Presiden Joko Widodo, Idayati, dari depan Gedung Graha Sabha Buana, Surakarta, Jateng, Kamis (26/5/2022). Pernikahan berlangsung dengan protokol kesehatan ketat.
KOMPAS/NINO CITRA ANUGRAHANTO

Siaran langsung pernikahan Ketua MK Anwar Usman dengan adik Presiden Joko Widodo, Idayati, dari depan Gedung Graha Sabha Buana, Surakarta, Jateng, Kamis (26/5/2022). Pernikahan berlangsung dengan protokol kesehatan ketat.

JAKARTA, KOMPAS β€” Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Kamis (26/5/2022), resmi mempersunting Idayati, adik Presiden Joko Widodo, di Solo, Jawa Tengah. Sebelum pernikahan ini berlangsung, sejumlah pihak menyuarakan kekhawatiran hal ini mempersulit posisi MK saat memutus perkara yang berkaitan dengan Presiden. Oleh karena itu, kini MK diharapkan meningkatkan nilai rasa etik atau sense of ethics untuk menjaga independensi, imparsialitas, dan kepercayaan publik.

Di hadapan Presiden Joko Widodo, Ketua MK Anwar Usman mengucapkan ijab qabul untuk menikahi Idayati, di Kota Solo, Kamis pagi. Mengenakan pakaian beskap Jawa, prosesi akad nikah itu disaksikan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. Secara resmi, Anwar telah menjadi pasangan suami-istri dengan Idayati. Anwar kini juga menjadi saudara ipar Presiden Jokowi.

Editor:
ANTONY LEE
Bagikan