logo Kompas.id
Politik & HukumKomnas HAM: Hentikan Penyegelan Bakal Makam Sesepuh Sunda Wiwitan

Komnas HAM: Hentikan Penyegelan Bakal Makam Sesepuh Sunda Wiwitan

Komnas HAM meminta Pemkab Kuningan untuk tidak menyegel bakal makam sesepuh masyarakat Sunda Wiwitan. Polres Kuningan pun diminta untuk menjaga keamanan daerahnya serta menindak pelaku kekerasan dan ujaran kebencian

Oleh DIAN DEWI PURNAMASARI
· 1 menit baca
Memuat data...
OMAN UNTUK KOMPAS

Tugu makam sesepuh masyarakat Adat Karuhun Urang (Akur) Sunda Wiwitan di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, disegel oleh Satpol PP Kabupaten Kuningan, Senin (20/7/2020). Penyegelan diduga karena bangunan itu belum memiliki surat izin mendirikan bangunan. Masyarakat Akur Sunda Wiwitan sudah mengurus izin tersebut, tetapi ditolak karena sejumlah alasan, seperti belum ada regulasi terkait IMB makam.

JAKARTA, KOMPAS — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia meminta Bupati Kuningan dan jajarannya untuk menghentikan segala bentuk penyegelan dan proses pembongkaran bakal makam sesepuh masyarakat adat Sunda Wiwitan. Tindakan tersebut dinilai bertentangan dengan konstitusi dan hak asasi manusia.

Selain itu, Komnas HAM juga meminta Kepolisian Resor (Polres) Kuningan untuk menjaga keamanan daerah, mencegah kekerasan, dan ujaran kebencian di wilayahnya serta bertindak tegas jika ada tindakan melawan hukum.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Susana Rita Kumalasanti
Bagikan
Memuat data..