logo Kompas.id
Gaya HidupKembali ke Wastra Pewarna Alam
Iklan

Kembali ke Wastra Pewarna Alam

Wastra yang menjadi simbol budaya Nusantara terlihat lebih indah dengan pewarna alam.

Oleh
SOELASTRI SOEKIRNO
· 5 menit baca
Desainer Ghea Panggabean menghadirkan songket palembang dan songket lintau tanah datar dalam acara  “Pesona Wastra Warna Alam”, di Jakarta, Kamis (2/3/2023).
KOMPAS/PRIYOMBODO

Desainer Ghea Panggabean menghadirkan songket palembang dan songket lintau tanah datar dalam acara “Pesona Wastra Warna Alam”, di Jakarta, Kamis (2/3/2023).

Wastra, kain tradisional yang bermakna dan jadi simbol budaya Nusantara sejatinya dibuat dari benang kapas dengan pewarna alam lewat proses pembuatan tak mudah. Keindahannya tak tergantikan oleh kain dari benang dan pewarna sintetis.

Itulah yang tampak pada peragaan busana bertema ”Pesona Wastra Warna Alam”, Kamis (2/3/2023), di Hotel Sultan Jakarta. Acara diadakan Rumah Pesona Kain, perkumpulan perempuan pencinta kain Indonesia yang ingin melestarikan dan meningkatan apresiasi ataswastra.

Editor:
MARIA SUSY BERINDRA
Bagikan