logo Kompas.id
β€Ί
Gaya Hidupβ€ΊMemanjakan Hati dan Mata di...
Iklan

Memanjakan Hati dan Mata di Danau Toba

Siang itu warna cakrawala di atas Danau Toba biru cerah, memancarkan aura keceriaan. Sementara deretan bukit hijau yang mengelilingi danau vulkanik tersebut meneduhkan mata. Amboi elok dan nikmatnya.

Oleh
SOELASTRI SOEKIRNO
Β· 1 menit baca
Para turis mancanegara sedang mendengar penjelasan tentang meja-kursi batu di depan rumah adat suku Batak Toba di Huta Siallagan, di Pulau Samosir, Toba, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Selasa (19/9/2022). Meja-kursi itu dibuat sekitar 500 tahun lalu untuk tempat persidangan.
KOMPAS/SOELASTRI SOEKIRNO

Para turis mancanegara sedang mendengar penjelasan tentang meja-kursi batu di depan rumah adat suku Batak Toba di Huta Siallagan, di Pulau Samosir, Toba, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Selasa (19/9/2022). Meja-kursi itu dibuat sekitar 500 tahun lalu untuk tempat persidangan.

Siang itu warna cakrawala di atas Danau Toba biru cerah, memancarkan aura keceriaan. Sementara deretan bukit hijau yang mengelilingi danau vulkanik tersebut meneduhkan mata. Amboi elok dan nikmatnya.

Perjalanan menyeberang dengan feri sekitar 40 menit dari Tomok ke Parapat terasa amat cepat saking asyik menikmati pemandangan. Tak hanya melihat permukaan air danau, perbukitan yang hijau, tetapi juga bisa melihat kapal lain yang tengah berlayar nun jauh di sana.

Editor:
MARIA SUSY BERINDRA
Bagikan