logo Kompas.id
β€Ί
Gaya Hidupβ€ΊBaju Rasa Baru Lungsuran Mama

Baju Rasa Baru Lungsuran Mama

Memakai lungsuran baju dari ibu atau kakak seolah ketinggalan zaman. Padahal, mode selalu berputar. Tren busana akan kembali lagi. Daripada terus membeli baju baru, mengapa tidak memakai lungsuran?

Oleh
SOELASTRI SOEKIRNO, WISNU DEWABRATA, RIANA A IBRAHIM
Β· 1 menit baca
Artis film Nadine Chandrawinata, Dimas Anggara, dan putri pertama mereka, Nadi Djiwa Anggara, tengah bercengkerama. Pakaian bayi, sepatu, aksesori, serta mainan Djiwa merupakan lungsuran dari sang mama saat masih bayi.
KOLEKSI PRIBADI NADINE CHANDRAWINATA

Artis film Nadine Chandrawinata, Dimas Anggara, dan putri pertama mereka, Nadi Djiwa Anggara, tengah bercengkerama. Pakaian bayi, sepatu, aksesori, serta mainan Djiwa merupakan lungsuran dari sang mama saat masih bayi.

Memakai lungsuran baju dari ibu atau kakak adalah sikap modern. Sebab, mode selalu berputar. Tren lama menjadi baru. Daripada terus membeli baju baru, ada baiknya memakai lungsuran. Selain ramah lingkungan, juga efektif memperpanjang kenangan.

Aktivis lingkungan Nadine Chandrawinata punya kebiasaan memakai lungsuran. Hal yang sama dilakukan mamanya sejak lama. Nadine selalu menyimpan pakaian dan aksesori yang sudah tidak ia pakai untuk dilungsurkan kepada anak-anaknya. Anak pertama Nadine dan Dimas Anggara, Nadi Djiwa Anggara (4 bulan), kini mewarisi pakaian, sepatu, juga mainan bayi yang dulu dipakai Nadine.

Editor:
BUDI SUWARNA
Bagikan