logo Kompas.id
Gaya HidupPet Fest Virtual Digelar Pertama Kali di Indonesia

Pet Fest Virtual Digelar Pertama Kali di Indonesia

Pet Fest 2021 secara virtual bisa menjadi salah satu ajang melepas kangen bagi komunitas pencinta hewan. Selama sepekan, Pet Fest digelar secara virtual, 21-28 Februari 2021.

Oleh Stefanus Osa Triyatna
· 4 menit baca
Memuat data...
DOKUMEN RAJANTI TALKS WITH ANIMAL

Ajang pameran hewan peliharaan Pet Fest 2021 secara virtual dimulai pada Minggu (21/2/2021). Pembukaan ditandai dengan gelar wicara (talkshow) yang menghadirkan bintang tamu presenter Alvin ”Uncle” Adam (ketiga dari kiri), ibu rumah tangga Desiree Sitompul (kedua dari kanan), pakar Mind Power drh Rajanti, praktisi MP Ching-cing (paling kiri), dan dipandu drh Tini (paling kanan).

JAKARTA, KOMPAS — Untuk pertama kalinya di Indonesia, pameran hewan peliharaan Pet Fest digelar secara virtual selama sepekan, 21-28 Februari 2021. Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai membuat Pet Fest Virtual menjadi salah satu acara untuk menjawab kerinduan pencinta hewan peliharaan.

Pet Fest Virtual menjadi pengganti pameran Indonesia International Pet Expo (IIPE) yang tahun lalu tidak dapat diselenggarakan akibat merebaknya virus korona. Dalam pembukaan Pet Fest Virtual 2021, gelar wicara (talkshow) menghadirkan para figur publik pencinta hewan, seperti presenter Alvin Adam, perancang busana kebaya batik Anne Avantie, ibu rumah tangga Desiree Sitompul, pelatih anjing Aditya Darma, dan aktivis pencinta hewan Davina Veronica, dan pakar Mind Power Indonesia drh Rajanti.

Alvin Adam dalam talkshow mengungkapkan, banyak kisah tentang anjing-anjing kesayangannya. Bahkan, peristiwa kematian seekor anjing kesayangan membuat dirinya sebagai pemilik akhirnya terus belajar memahami kemauan dari anjing-anjingnya. Terhadap Buffie, kata Alvin, ada banyak pelajaran berharga yang bisa diperolehnya.

”Kalau anjing semakin tua, jangan dibuang dan disia-siakan. Sebab, seumur hidupnya, betapapun anjing itu mungkin pernah membuat kita kesal, dia sudah memberikan kebahagiaan dan memberikan energi positif untuk kita. Justru di masa tuanya, kita diuji untuk mau atau tidak membalas kebaikannya,” ujar Alvin.

Memuat data...
ARSIP TIM RAJANTI TALKS WITH ANIMALS

Presenter Alvina Adam (tengah), pencinta anjing, dalam talkshow Pet Fest 2021, Minggu (21/2/2021), mengingatkan, hewan peliharaan selalu memberikan energi positif kepada pemiliknya dengan cinta tanpa syarat.

Desiree pun mendapatkan banyak pelajaran berharga dari sejumlah anjing kesayangannya. Bagi dia, komitmen menjadi aspek penting yang harus dimiliki pencinta hewan.

”Jangan karena sakit-sakitan dan sudah menjadi tua, kita menyerahkan ke shelter hewan, bahkan membuangnya. Komitmen untuk mencintai dan menyayangi hewan peliharaan tidak boleh surut,” kata Desiree.

Cinta tak bersyarat

Rajanti menyebutkan, hewan peliharaan mempunyai lebih banyak energi positif yang bisa diberikan ke pemiliknya. Cinta tak bersyarat, mungkin begitulah yang dicurahkan, sehingga semakin banyak waktu kedekatannya dengan pemiliknya, hewan itu menyimpan ”data” di dalam alam bawah sadarnya.

”Data inilah yang ditangkap oleh mind power. Artinya, kekuatan otak kanan kita mampu menangkap banyak hal yang disampaikan oleh anjing, kucing, ataupun hewan lainnya,” kata Rajanti.

Memuat data...
ARSIP TIM RAJANTI TALKS WITH ANIMALS

Anjing pitbull bernama Becky yang menjadi pemeran utama dalam film Marley dihadirkan bersama drh Rajanti (kiri) dan pelatih Becky, Aditya Darma (kanan), dalam pembukaan Pet Fest 2021, Minggu (21/2/2021).

Salah satu sesi talkshow dalam Pet Fest 2021 ini mengangkat sekelumit perilaku anjing bernama Becky, anjing yang menjadi pemeran utama film Marley. Film ini masih dalam proses produksi, sementara Becky baru pertama kalinya dihadirkan dalam ajang Pet Fest Virtual 2021.

Aditya Darma, sang pelatih Becky, mengungkapkan perjalanan memelihara Becky, anjing jenis pitbull sejak kecilnya. Bahkan, anjing ini merupakan anjing yang boleh dikatakan jelek di antara anjing-anjing lainnya. Tidak akan dilirik dibandingkan dengan anjing pitbull lain. Namun, tatapan mata Becky yang fokus dirasakan begitu kuat dapat menjadi anjingnya yang setia.

”Ini tipe anjing pekerja. Karena itulah, tidak banyak kesukaran yang berarti saat melatih Becky. Bahkan, sewaktu diajak bermain film Marley, Becky kelihatan sangat enjoy,” kata Aditya.

Lain halnya dengan anjing jenis pug yang dimiliki Anne Avantie. Di masa pandemi, anjing kesayangannya yang bernama Misso Saruwati Avantie ini semakin dikenal melalui media sosial karena penampilan yang menarik dengan dipadukan rok bermotif batik.

”Misso menjadi inspirasi saya. Percayalah, ada inspirasi-inspirasi di balik keberadaan dan perilaku anak bulu kita ini. Seperti di masa pandemi ini, mungkin Misso jauh lebih populer daripada media sosial saya,” kata Anne.

Berada dalam pangkuan Anne, Misso bisa begitu tenang. Namun, sesekali mulai terlihat bosan, Anne pun segera mengingatkan, ”Ayo, fokus. Fokus, sebentar lagi talkshow-nya selesai,” kata Anne.

Dalam kesempatan itu, salah satu praktisi mind power (MP) dari tim Rajanti Talks with Animal (RTwA), Susan Camelia, mengungkapkan hasil MP terhadap Misso. Selama hidupnya bersama Avantie, Misso merasa sangat bersyukur karena begitu disayangi.

”Begitu merasa disayangnya, Misso kini merasa sudah menjadi ’center of the world’ perjalanan bunda Anne Avantie. Bahkan, Misso juga menitipkan pesan agar dalam bekerja dan berjuang membantu sesama, bunda Anne diminta tidak terlalu capek bekerja,” kata Susan.

Dalam sepekan ke depan, ada berbagai acara talkshow yang digelar dalam Pet Fest 2021. Berbagai komunitas hewan akan ikut meramaikan pameran virtual ini.

Memuat data...
Editor: Maria Susy Berindra
Memuat data..