logo Kompas.id
Gaya HidupModeInilah 10 Warna untuk Mode Musim Semi dan Panas

Bebas Akses
MODE

Inilah 10 Warna untuk Mode Musim Semi dan Panas

Pantone Color Institute mengumumkan 10 warna yang mewakili musim semi dan panas 2021 di New York. Warna-warna yang mewakili alam itu akan menjadi acuan bagi para desainer di bidang mode.

Oleh SEKAR GANDHAWANGI
· 3 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/SEKAR GANDHAWANGI

Sebanyak 40 busana koleksi lima desainer diperagakan di pergelaran busana Jakarta Fashion and Food Festival, Kamis (15/8/2019). Peragaan bertajuk ”Jalinan Lungsi Pakan” ini menampilkan karya desainer Eridani, Didi Budiardjo, Yogie Pratama, Koko Rudi, dan Enrico Marsall.

NEW YORK, KAMIS — Pantone Color Institute mengumumkan 10 warna yang akan mewakili mode atau fashion pada musim semi dan musim panas 2021, Kamis (10/9/2020). Warna tersebut akan menjadi panduan para desainer untuk merancang karya.

Pantone Color Institute merupakan institusi yang menyediakan jasa konsultasi produk kepada perusahaan. Institusi ini juga dikenal sebagai ”kiblat” bagi para desainer dan perusahaan untuk merumuskan warna. Sebab, mereka memprediksi tren warna global (color of the year) yang diumumkan setiap Desember.

Untuk menyambut musim semi dan musim panas 2021 di New York, para ahli di Pantone Color Institute menetapkan 10 warna yang mewakili musim itu. Salah satu warna tersebut adalah marigold yang memiliki kode PANTONE 14-1050. Marigold dideskripsikan sebagai warna jingga keemasan yang dicampur warna kuning. Warna itu menampilkan kesan hangat dan menenangkan.

Direktur Eksekutif Pantone Color Institute Leatrice Eiseman mengatakan, warna-warna terpilih untuk musim semi dan panas 2021 merupakan ilustrasi dari alam. Warna-warna itu dinilai fleksibel dan bisa dikreasikan sepanjang tahun.

”Warna musim semi dan panas 2021 menggabungkan kenyamanan dan relaksasi. Ada percikan energi yang mendorong dan mengangkat suasana hati kita,” kata Eiseman.

Memuat data...
KOMPAS/PANTONE

Warna marigold dengan kode PANTONE 14-1050. Marigold dideskripsikan sebagai warna jingga keemasan yang dicampur warna kuning. Warna itu menampilkan kesan hangat dan menenangkan.

Warna lain yang terpilih untuk musim panas dan semi 2021 di New York adalah cerulean atau biru langit (PANTONE 15-4020), rust atau karat (PANTONE 18-1248), illuminating atau warna serupa kuning (PANTONE 13-0647), french blue atau biru (PANTONE 18-4140), dan green ash atau hijau pucat (PANTONE 13-0117). Ada pula burnt coral atau warna serupa merah muda (PANTONE 16-1529), mint atau serupa hijau (PANTONE 16-5938), amethyst orchid atau serupa ungu (PANTONE 17-3628), dan raspberry sorbet atau serupa merah muda (PANTONE 18-2043).

Warna musim semi dan panas 2021 menggabungkan kenyamanan dan relaksasi. Ada percikan energi yang mendorong dan mengangkat suasana hati kita.

Setiap warna mewakili kesan yang berbeda-beda. Misalnya, warna burnt coral melambangkan keramahan, green ash untuk mendinginkan, illuminating untuk optimisme, dan rust yang membumi seperti warna daun pada musim gugur.

Memuat data...
KOMPAS/PANTONE

Warna rust atau karat dengan kode PANTONE 18-1248.

Baca juga: Mengenal ”Classic Blue”, Warna Terpilih untuk 2020

Menurut para ahli di Pantone Color Institue, warna-warna tersebut menginspirasi kecerdikan dan daya cipta. Warna itu dinilai serbaguna. Keserbagunaan tersebut melampaui musim-musim yang ada sehingga penggunanya bebas memilih. Warna itu juga dinilai fleksibel dan mudah beradaptasi dengan gaya hidup baru.

Sepuluh warna tersebut dapat dipadukan dengan lima warna klasik. Kelimanya adalah inkwell atau biru kehitaman (PANTONE 19-4016), ultimate grey atau abu-abu (PANTONE 17-5104), buttercream atau putih pucat (PANTONE 11-0110), desert mist atau warna pasir (PANTONE 14-1127), dan willow atau hijau kecoklatan (PANTONE 16-0632).

Pentingnya tren warna

JA King pada buku Textile Design mengatakan bahwa prediksi tren warna tidak bisa dipisahkan dari prediksi pergerakan industri di berbagai bidang. Pengaruh tren warna sangat signifikan terhadap proses desain suatu produk serta memengaruhi mode, perkembangan tekstil, dan aksesori.

Sementara M Hidefi dalam buku Colour Design menjelaskan, prediksi tren warna bisa dimanfaatkan oleh siapa saja. Informasi ini dapat digunakan untuk memilih warna yang tepat untuk pengembangan suatu produk.

Kendati demikian, pada akhirnya pembelian produk bergantung pada keputusan konsumen. Biasanya konsumen akan membeli produk dengan warna kesukaannya atau membeli produk yang tersedia di pasar.

”Bicara soal warna, preferensi konsumenlah yang berperan penting untuk memutuskan barang yang hendak dibeli. Walau begitu, jika warna itu tidak tersedia di pasar, maka warna yang tersedia yang akan menang,” kata Hidefi.

Memuat data...
KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA

Model menampilkan busana bertema merah putih di tanggul penahan lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (13/8/2019). Kegiatan tersbeut untuk menyambut HUT Kemerdekaan ke-74 RI.

Baca juga: Tren Masker, dari Alat Pelindung Diri hingga Barang Mode

Sebelumnya, Pantone Color Institute mengumumkan biru klasik atau biru kobalt (PANTONE 19-4052) sebagai warna tahun 2020. Warna itu mewakili perasaan batin yang tenang serta memberikan perlindungan dan kenyamanan yang universal.

Pantone menjabarkan biru klasik sebagai warna yang tidak agresif. Warna ini jujur, konsisten, dan bisa diandalkan ketika dunia tengah berada di gelombang ketidakpastian. Dalam ketenangan, biru klasik juga menyimpan kepercayaan diri yang mengacu pada terciptanya koneksi.

”Biru klasik mendorong kita untuk melihat melampaui sesuatu untuk memperluas pemikiran. Warna itu menantang kita untuk berpikir lebih dalam, meningkatkan perspektif, dan membuka komunikasi,” kata Eiseman.

Editor: Khaerudin Khaerudin
Memuat data..