logo Kompas.id
Gaya HidupGawaiKonsultasi Publik untuk RUU Perlindungan Data Pribadi Perlu Dibuka Lebar

Konsultasi Publik untuk RUU Perlindungan Data Pribadi Perlu Dibuka Lebar

Masukan dari masyarakat dan pelaku industri akan dapat melengkapi upaya perlindungan data pribadi pada sektor spesifik, khususnya bidang kesehatan.

Oleh SATRIO PANGARSO WISANGGENI
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RIZA FATHONI

Petugas mencatat data pribadi pengguna jalan yang mengikuti tes reaksi rantai polimerase (PCR) Covid-19 di pos pemantauan pembatasan sosial berskala besar di Sumber Artha, Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020). Petugas gabungan dari TNI, Polri, Dishub, dan Satpol PP turut membantu petugas Puskesmas Bintara Jaya dan Dinas Kesehatan Kota Bekasi melakukan tes PCR pada para pengendara yang melintas.

JAKARTA, KOMPAS — Konsultasi publik dalam pembahasan Rancangan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi di DPR diminta dibuka lebar. Masukan dari masyarakat dan pelaku industri akan dapat melengkapi upaya perlindungan data pribadi sensitif pada sektor spesifik, khususnya bidang kesehatan.

Guru Besar Fakultas Hukum Univeritas Atma Jaya Jakarta Prof Ida Bagus Rahmadi Supancana mengatakan, baik DPR maupun pemerintah harus membuka pintu konsultasi dan masukan dari masyarakat selebar-lebarnya.

Editor: Khaerudin Khaerudin
Bagikan
Memuat data..