logo Kompas.id
Gaya HidupBerbisnis dengan Etika

Berbisnis dengan Etika

Sebaris slogan kini tak lagi cukup untuk menarik konsumen agar membeli sebuah produk.

Oleh
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/sNBW1QnWoLQagACAr5DXhyIx2dI=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F12%2FSLB-Kyriakon_86011050_1577542981.jpg
KOMPAS/YUNIADHI AGUNG (MYE) 18-12-2019

Terartai membuat produk selendang dengan gambar karya siswa berkebutuhan khusus di SLB Kyriakon Jakarta.

Sebaris slogan kini tak lagi cukup untuk menarik konsumen agar membeli sebuah produk. Ketika konsumen mengonsumsi dengan kesadaran lebih, sejumlah produsen di Tanah Air berdiri di belakang sebuah isu dan berkontribusi nyata melalui jenama yang mereka bangun.

Belakangan ini semakin banyak konsumen yang berharap produk tidak sekadar fungsional, tetapi juga punya tujuan baik. Mereka sadar betul apa yang mereka inginkan ketika membeli baju, makanan, sepatu, atau kosmetik. Di mana, siapa, dan bagaimana produk-produk itu dibuat.

Editor:
Bagikan