logo Kompas.id
Gaya HidupRaung dan Kenangan Seluas Kabut

Raung dan Kenangan Seluas Kabut

&nbspKalian berdua beruntung cuma dijenggong anjing yang lehernya terikat Tadi selepas Isya kuntilanak mengejar rombongan pendaki asal Jakarta begitu kata Ibu Sunarya kepada ayahmu ini Nak Napas terengah akibat sangar gonggong anjing kami redam dengan kopi yang disuguhkan Ibu Sunary

Oleh Eko Darmoko
· 1 menit baca
Memuat data...

Karya Ong Hari Wahyu

”Kalian berdua beruntung cuma dijenggong anjing yang lehernya terikat. Tadi, selepas Isya, kuntilanak mengejar rombongan pendaki asal Jakarta,” begitu kata Ibu Sunarya kepada ayahmu ini, Nak.

Napas terengah akibat sangar gonggong anjing, kami redam dengan kopi yang disuguhkan Ibu Sunarya di Pos 1. Ayahmu ini, Nak, sewaktu muda memang pengecut. Suara gonggong anjing pun membuat nyali ayahmu ini menciut.

Editor:
Bagikan
Memuat data..