logo Kompas.id
EnglishDo not Disregard the Standardization of Vaccine Research

Do not Disregard the Standardization of Vaccine Research

The Food and Drug Monitoring Agency (BPOM) confirmed that research for the Nusantara vaccine cannot continue onto its second phase as many aspects need to be corrected according to scientific principles.

Oleh DEONISIA ARLINTA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RUNIK SRI ASTUTI

Head of the Food and Drug Administration (BPOM) Penny K Lukito while checking the Sinovac Covid-19 vaccine storage facility at the Sidoarjo Health Office, East Java, Tuesday (23/2/2021).

BANDUNG, KOMPAS – Controversy regarding the development of the Nusantara vaccine must be resolved immediately so as not to hamper COVID-19 vaccine needs in the country. For optimal results, research standardization should not be ignored.

Food and Drug Monitoring Agency (BPOM) head Penny K. Lukito emphasized, while reviewing the development of the Merah Putih vaccine at Bio Farma, Bandung, West Java, Friday (16/4/2021), that vaccine development must adhere to the existing standards as it concerns human safety.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Syahnan Rangkuti
Bagikan
Memuat data..