logo Kompas.id
EkonomiPemilu dan Krisis Pangan Ancam...
Iklan

Pemilu dan Krisis Pangan Ancam Kinerja Pasar Modal

Tantangan yang masih akan dihadapi adalah pelemahan rupiah, penurunan harga komoditas, dan penundaan investasi.

Oleh
ERIKA KURNIA
· 3 menit baca
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau melalui layar di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (9/8/2021).
KOMPAS/RADITYA HELABUMI (RAD)

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau melalui layar di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (9/8/2021).

JAKARTA, KOMPAS — Kinerja pasar modal sebagai sumber pendanaan alternatif bagi dunia usaha terus bertumbuh beberapa tahun terakhir. Stabilitas ekonomi nasional di tengah gejolak global mendukung hal tersebut. Namun, di tahun 2024, stabilitas itu terancam efek pemilu dan krisis pangan.

Direktur Utama PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk Philmon Samuel Tanuri menyampaikan, pasar modal Indonesia berkembang positif dalam sepuluh tahun terakhir. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pada akhir 2014 hanya 5.100, saat ini ada di kisaran 7.200.

Baca Berita Seputar Pemilu 2024
Baca Berita Seputar Pemilu 2024
Pahami informasi seputar pemilu 2024 dari berbagai sajian berita seperti video, opini, Survei Litbang Kompas, dan konten lainnya.
Kunjungi Halaman Pemilu

Kinerja tersebut dinilai tumbuh berkat kerja keras pemangku kepentingan di industri terkait selain juga kinerja pemerintah dalam menjaga stabilitas perekonomian. Stabilitas dilihat antara lain dari pertumbuhan ekonomi yang kini di atas angka pertumbuhan dunia, serta tingkat inflasi dan utang pemerintah yang rendah.

Direktur Utama PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk Philmon Samuel Tanuri
TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA

Direktur Utama PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk Philmon Samuel Tanuri

Di sisi lain, pertumbuhan itu juga banyak dipengaruhi oleh berbagai tekanan global, mulai dari deglobalisasi dan proteksionisme komoditas oleh banyak negara, hingga pandemi Covid-19 yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi hingga saat ini.

”Tahun 2024 ini membawa banyak tantangan. Pertumbuhan ekonomi global tahun lalu di angka 2,1 persen, tahun ini mungkin 2,6-2,7 persen. Tantangan geopolitik juga tetap ada, perang Rusia-Ukraina sudah dua tahun masih berlangsung, situasi di Timur Tengah tiba-tiba panas lagi,” jelasnya dalam acara Trimegah Political and Economic Outlook 2024, di Jakarta, Rabu (31/1/2024).

Baca juga: Lebih Konservatif Berinvestasi di Puncak Masa Pemilu

Di dalam negeri, katanya, tantangan yang masih akan dihadapi adalah pelemahan rupiah terhadap dollar AS, penurunan harga komoditas, dan penundaan investasi menunggu kepastian pemilu. Terkait pemilu, ia mengingatkan agar investor bijak dan berpartisipasi dalam politik.

”Kita akan berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah dan pemilihan presiden serta wakil presiden. Sebagai investor, tentunya sebelum ambil investasi, kita wajib memahami kondisi politik ke depan dan dampak ekonomi terhadap pasar modal,” ujarnya.

Paparan terkait tren investasi yang ditayangkan pada peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Investasi 2023 di Rafflesia Grand Ballroom, Balai Kartini, Jakarta, Kamis (7/12/2023).
KOMPAS/CYPRIANUS ANTO SAPTOWALYONO

Paparan terkait tren investasi yang ditayangkan pada peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Investasi 2023 di Rafflesia Grand Ballroom, Balai Kartini, Jakarta, Kamis (7/12/2023).

Harga pangan

Chief Economist Trimegah Sekuritas Fakhrul Fulvian menjelaskan, kenaikan harga pangan dunia karena faktor hambatan distribusi barang dan efek pemanasan global juga perlu diantisipasi tahun ini. Kenaikan harga pangan bisa menambah beban biaya hidup masyarakat yang tertekan penurunan harga komoditas hingga kenaikan inflasi.

Iklan

”Ke depan, kita sudah harus aware. Sepertinya ada risiko harga komoditas tidak setinggi kemarin, tetapi peningkatan harga pangan alami harus kita waspadai di 2024,” ujarnya pada kesempatan yang sama.

Kenaikan harga pangan bisa menambah beban biaya hidup masyarakat yang tertekan penurunan harga komoditas hingga kenaikan inflasi.

Risiko itu bisa mengganggu ekosistem besar pasar modal Indonesia sebagai aset penting untuk mendorong perekonomian nasional, terutama menjadi sumber-sumber pembiayaan investasi yang lebih efisien dan berdimensi jangka panjang.

Dalam diskusi di acara tersebut, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut, Indonesia masih mampu menjaga capaian target realisasi investasi dan kinerja ekspor yang baik meski harga komoditas dunia tengah turun.

Pada tahun 2023, realisasi investasi penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp 743 triliun atau 52,4 persen. Adapun realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 674 triliun atau 48,5 persen.

https://cdn-assetd.kompas.id/Do6ds7fsGl3mjhpVzaoOZrpbrDo=/1024x1122/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2023%2F11%2F16%2F1dc02af9-2adb-4e6c-8aad-232920e71371_png.png

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, BKPM juga terus mendorong pertumbuhan investasi di luar Jawa untuk pemerataan pembangunan. Berdasarkan data BKPM, realisasi investasi di luar Jawa pada 2023 mencapai Rp 730 triliun, lebih besar dari investasi di Jawa sebesar Rp 688 triliun.

Baca juga: Target Inflasi 2023-2027 adalah 2,5 Persen

Realisasi itu, menurut Bahlil, berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sampai triwulan III-2023 stabil di angka 4,9 persen secara tahunan. Tahun ini, pemerintah pun menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen.

Market berbicara tentang kepastian. Pemimpin Indonesia butuh visi dan eksekusi yang bagus. Maka, stabilitas ekonomi akan bagus, tergantung dari siapa presiden yang akan memimpin,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam rapat Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) di Jakarta, mengatakan, pemerintah akan mengendalikan harga pangan bergejolak (volatile food) yang ditargetkan terjaga di bawah 5 persen. Fokusnya pada komoditas beras, aneka cabai, dan aneka bawang (Kompas.id, 29/1/2024).

”Kemudian jaga ketersediaan pasokan dengan distribusi pangan untuk mitigasi risiko jangka pendek dan antisipasi pergeseran musim panen, serta jaga harga menjelang hari besar keagamaan,” ujar Airlangga.

Presiden Joko Widodo pada acara penyerahan bantuan langsung tunai (BLT) El Nino kepada sejumlah penerima manfaat di Kantor Pos Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Rabu (27/12/2023).
BIRO PERS SEKRETARIAT PRESIDEN - MUCHLIS JR

Presiden Joko Widodo pada acara penyerahan bantuan langsung tunai (BLT) El Nino kepada sejumlah penerima manfaat di Kantor Pos Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Rabu (27/12/2023).

Pengendalian harga pangan ini juga menjadi strategi menjaga tingkat inflasi. Pemerintah menyepakati sasaran inflasi 2025 hingga 2027 sebesar 2,5 persen plus minus 1 persen.

Selanjutnya, pemerintah memutuskan akan melanjutkan bantuan beras hingga Juni 2024. Setiap penerima manfaat akan mendapat bantuan 10 kilogram beras per bulan.

Kemudian, ada bantuan langsung tunai (BLT) mulai Februari mendatang dengan besaran Rp 200.000 per bulan. Bantuan ini menggantikan program BLT El Nino yang diterapkan pada tahun lalu, bagi 18,8 juta keluarga terdampak bencana kekeringan imbas fenomena musim kemarau berkepanjangan (Kompas.id, 29/12/2023).

Editor:
AUFRIDA WISMI WARASTRI
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000