logo Kompas.id
EkonomiProduk Lokal Kian Terpukul...
Iklan

Produk Lokal Kian Terpukul Barang Impor

Barang jadi buatan luar negeri yang dipatok dengan harga murah merebak di platform e-dagang. Mengenakan bea masuk yang relatif tinggi terhadap barang seperti itu dianggap mampu melindungi produsen lokal.

Oleh
MEDIANA
· 3 menit baca
Stan aksesori berbahan <i>ecoprint </i>saat Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (K-UKM) Expo ke-10 di Grand City, Surabaya, Jumat (11/8/2023). Kegiatan yang diikuti 105 stan tersebut bertujuan untuk mengangkat potensi produk koperasi dan UMKM di Jawa Timur. Pameran diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari UMKM Nasional.
KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA

Stan aksesori berbahan ecoprint saat Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (K-UKM) Expo ke-10 di Grand City, Surabaya, Jumat (11/8/2023). Kegiatan yang diikuti 105 stan tersebut bertujuan untuk mengangkat potensi produk koperasi dan UMKM di Jawa Timur. Pameran diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari UMKM Nasional.

JAKARTA, KOMPAS — Sejumlah produsen lokal mengaku kewalahan menghadapi serbuan barang impor yang harganya jauh lebih murah di platform e-dagang. Apabila fenomena ini dibiarkan, lambat laun usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM dalam negeri kian tersingkir. Pemerintah harus campur tangan dengan mengatur lebih ketat mengenai e-dagang lintas batas negara atau cross border e-commerce.

Hal itu terungkap seusai pertemuan antara Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki dengan 40 penjual sekaligus produsen barang jadi dalam negeri, Senin (14/8/2023), di Jakarta. Ke-40 orang itu menjual barang-barang produksinya di platform e-dagang.

Editor:
ARIS PRASETYO
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000