logo Kompas.id
EkonomiDugaan Kebocoran Data...
Iklan

Dugaan Kebocoran Data MyPertamina Menjadi Ujian UU Perlindungan Data Pribadi

Sebelumnya, beredar unggahan di media sosial bahwa ada dugaan Bjorka membocorkan 44 juta data MyPertamina. Dugaan kebocoran data pribadi ini menjadi tantangan yang harus dituntaskan dengan serius.

Oleh
ADITYA PUTRA PERDANA
· 4 menit baca
Petugas di gerai informasi MyPertamina membantu para pengendara mendaftarkan diri sebagai pengguna biosolar bersubsidi ataupun pertalite pada hari pertama uji coba Sistem Subsidi Tepat MyPertamina, Jumat (1/7/2022), di SPBU Politeknik, Kairagi, Manado, Sulawesi Utara.
KOMPAS/KRISTIAN OKA PRASETYADI

Petugas di gerai informasi MyPertamina membantu para pengendara mendaftarkan diri sebagai pengguna biosolar bersubsidi ataupun pertalite pada hari pertama uji coba Sistem Subsidi Tepat MyPertamina, Jumat (1/7/2022), di SPBU Politeknik, Kairagi, Manado, Sulawesi Utara.

JAKARTA, KOMPAS — Dugaan kebocoran 44 juta data pengguna aplikasi MyPertamina masih diinvestigasi PT Pertamina (Persero) bersama Telkom yang menyediakan sistem jaringan pada aplikasi tersebut. Kejadian ini menjadi tantangan untuk menguji seberapa ampuh Undang-Undang tentang Perlindungan Data Pribadi yang sudah disahkan.

Sebelumnya, Kamis (10/11/2022), beredar unggahan di media sosial bahwa ada dugaan Bjorka membocorkan 44 juta data pengguna aplikasi MyPertamina. Informasi itu terdapat pada laman forum breached.to dengan nama akun Bjorka. Tertera pada compromised file sejumlah informasi penting pengguna aplikasi, seperti nama, e-mail, nomor induk kependudukan (NIK), nomor pokok wajib pajak (NPWP), nomor telepon, alamat, jenis kelamin, dan data penghasilan.

Editor:
ARIS PRASETYO
Bagikan