logo Kompas.id
โ€บ
Ekonomiโ€บHati-hati, Harga Beras dan...
Iklan

Hati-hati, Harga Beras dan Tahu-Tempe Merangkak Naik

Penurunan harga sejumlah pangan pokok berkontribusi besar terhadap deflasi Oktober 2022 yang sebesar 0,11 persen. Namun, beras dan tahu-tempe masih mengalami inflasi. Pemerintah berupaya menstabilkan harga pangan itu.

Oleh
Hendriyo Widi
ยท 4 menit baca
Buruh mengangkut karung beras pesanan pembeli di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (23/10/2022). Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik. tahun ini produksi beras Indonesia diperkirakan mencapai 32,07 juta ton. Angka itu naik 2,29 persen dibandingkan dengan produksi tahun lalu yang tercatat 31,36 juta ton.
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Buruh mengangkut karung beras pesanan pembeli di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (23/10/2022). Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik. tahun ini produksi beras Indonesia diperkirakan mencapai 32,07 juta ton. Angka itu naik 2,29 persen dibandingkan dengan produksi tahun lalu yang tercatat 31,36 juta ton.

JAKARTA, KOMPAS โ€” Harga beras dan tahu-tempe terus merangkak naik di tengah penurunan harga sejumlah komoditas pangan lain. Kenaikan harga beras disebabkan oleh pola musiman, serta imbas kenaikan harga bahan bakar minyak dan pupuk, sedangkan tahu tempe dipicu kenaikan harga kedelai global.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, harga beras pada tahun ini mulai merangkak naik sejak Agustus 2022. Harga beras pada waktu itu Rp 11.555 per kilogram (kg), kemudian naik menjadi Rp 11.720 per kg pada September 2022 dan Rp 11.850 per kg pada Oktober 2022.

Editor:
ARIS PRASETYO
Bagikan