logo Kompas.id
β€Ί
Ekonomiβ€ΊEkonomi Indonesia Dinilai...
Iklan

Ekonomi Indonesia Dinilai Masih Kuat Hadapi Gejolak Global

Fundamen ekonomi Indonesia dinilai masih kuat menghadapi gejolak ekonomi global. Namun, risiko pengetatan moneter oleh negara-negara maju dan melemahnya perekonomian China patut diwaspadai imbasnya.

Oleh
agnes theodora
Β· 1 menit baca
Para pekerja kantoran memadati Halte Transjakarta Tosari, Jakarta, saat jam pulang kerja, Senin (25/7/2022). Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini diperkirakan akan lebih banyak ditopang kegiatan ekonomi yang berangsur normal di tengah jumlah kasus Covid-19 yang terkendali.
KOMPAS/RADITYA HELABUMI

Para pekerja kantoran memadati Halte Transjakarta Tosari, Jakarta, saat jam pulang kerja, Senin (25/7/2022). Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini diperkirakan akan lebih banyak ditopang kegiatan ekonomi yang berangsur normal di tengah jumlah kasus Covid-19 yang terkendali.

JAKARTA, KOMPAS β€” Di tengah tren melambatnya perekonomian global, Bank Dunia memproyeksikan ekonomi Indonesia tetap tumbuh 5,1 persen pada 2022 dan 2023. Perekonomian Indonesia dinilai memiliki daya tahan kuat karena ditopang oleh pemulihan konsumsi masyarakat, laju investasi yang pesat, serta kebijakan ekonomi makro yang suportif.

Dalam laporan terbaru mengenai proyeksi perekonomian di kawasan Asia-Pasifik, Bank Dunia tetap mempertahankan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,1 persen pada 2022 dan 2023. Proyeksi ini masih sama dengan perkiraan sebelumnya, yakni pada April dan Juni 2022.

Editor:
MUKHAMAD KURNIAWAN
Bagikan