logo Kompas.id
β€Ί
Ekonomiβ€ΊGenerasi Muda Masih Gagap...
Iklan

Generasi Muda Masih Gagap Berinvestasi dan Merencanakan Keuangan

Hasil survei OCBC NISP Financial Fitness Index 2022 menyebutkan, 78 persen anak muda tidak memahami cara kerja dan risiko produk investasi. Lalu, 80 persen anak muda belum mencatat anggaran pengeluarannya.

Oleh
BENEDIKTUS KRISNA YOGATAMA
Β· 1 menit baca
Konferensi pers paparan hasil survei OCBC NISP Financial Fit Index 2022, di Jakarta, Senin (15/8/2022). Hadir sebagai pembicara (kiri ke kanan) perencana keuangan Tjokro Wimantara, perencana keuangan Fellexandro Ruby, Director Consumer Insights NielsenIQ Indonesia Inggit Primadevi, Chinni Yanti Tjhin, Retail Proposition Division Head Bank OCBC NISP, dan Marketing & Lifestyle Business Division Head Bank OCBC NISP Amir Widjaya.
BENEDIKTUS KRISNA YOGATAMA

Konferensi pers paparan hasil survei OCBC NISP Financial Fit Index 2022, di Jakarta, Senin (15/8/2022). Hadir sebagai pembicara (kiri ke kanan) perencana keuangan Tjokro Wimantara, perencana keuangan Fellexandro Ruby, Director Consumer Insights NielsenIQ Indonesia Inggit Primadevi, Chinni Yanti Tjhin, Retail Proposition Division Head Bank OCBC NISP, dan Marketing & Lifestyle Business Division Head Bank OCBC NISP Amir Widjaya.

JAKARTA, KOMPAS β€” Kendati pertumbuhan cepat jumlah investor banyak didorong oleh kehadiran kalangan anak muda, ternyata masih banyak dari mereka yang belum memahami betul produk investasi dan perencanaan keuangan. Generasi muda perlu mulai mengubah hal ini agar bisa mencapai kesehatan finansial yang baik sehingga bisa memenuhi harapan generasi mendatang yang lebih sejahtera.

Hasil survei Financial Fitness Index 2022 yang dirilis OCBC NISP bekerja sama dengan NielsenIQ Indonesia menyebutkan, 78 persen anak muda tidak memahami cara kerja dan risiko produk investasi. Selain itu, hanya 9 persen yang memiliki produk investasi seperti reksadana, saham, dan tabungan berjangka.

Editor:
ARIS PRASETYO
Bagikan