logo Kompas.id
EkonomiTekanan terhadap Ekosistem...
Iklan

Tekanan terhadap Ekosistem ”Start Up” Masih Berlanjut

Tekanan terhadap ekosistem usaha rintisan bidang teknologi digital atau ”start up” masih berlanjut. Investor utama mulai merugi dan akan berdampak ke arus pembiayaan ”start up”.

Oleh
MEDIANA
· 1 menit baca
Masayoshi Son merepresentasikan Softbank Group berbicara dalam sebuah konferensi pers di Tokyo, Jepang, 28 Juli 2016.
AFP/KAZUHIRO NOGI

Masayoshi Son merepresentasikan Softbank Group berbicara dalam sebuah konferensi pers di Tokyo, Jepang, 28 Juli 2016.

Tekanan terhadap ekosistem usaha rintisan bidang teknologi digital atau start up masih berlanjut. Perusahaan modal ventura besar SoftBank Vision Fund kembali membukukan kerugian. Sementara itu, Y Combinator yang biasa terlibat dalam pembiayaan tahap awal mulai mengurangi target jumlah start up yang ikut dalam program akselerasinya.

Vision Fund, perusahaan modal ventura bagian dari unit bisnis SoftBank, mencatatkan kerugian 23 miliar dollar AS pada triwulan II-2022. Triwulan sebelumnya, Vision Fund yang menjadi andalan SoftBank juga telah mengalami kerugian. Situasi ini akan memaksa perusahaan mulai melakukan pemotongan biaya yang dramatis. Beredar pula kabar soal rencana pemutusan hubungan kerja.

Editor:
NUR HIDAYATI
Bagikan