logo Kompas.id
EkonomiMenimbang ”Chatbot” untuk...
Iklan

Menimbang ”Chatbot” untuk Mendongkrak Transaksi

Program komputer untuk simulasi percakapan dengan pengguna manusia melalui internet atau ”chatbot” di Indonesia masih didominasi untuk layanan pelanggan. Namun, perannya diharapkan bertambah, yakni mendongkrak transaksi.

Oleh
MEDIANA
· 1 menit baca
Pengujian atas kemampuan kecerdasan buatan diperlihatkan untuk ponsel pintar yang menggunakan sistem dalam cip (SOC) Kirin 970 pada pertengahan Oktober 2017. Dengan fitur kecerdasan buatan, ponsel pintar bisa mengelola informasi lebih baik untuk menghasilkan rekomendasi lebih relevan bagi pengguna yang dilakukan secara luring.
KOMPAS/DIDIT PUTRA ERLANGGA RAHARDJO

Pengujian atas kemampuan kecerdasan buatan diperlihatkan untuk ponsel pintar yang menggunakan sistem dalam cip (SOC) Kirin 970 pada pertengahan Oktober 2017. Dengan fitur kecerdasan buatan, ponsel pintar bisa mengelola informasi lebih baik untuk menghasilkan rekomendasi lebih relevan bagi pengguna yang dilakukan secara luring.

Sudah lima tahun terakhir, PT Pegadaian (Persero) mengembangkan program komputer yang dirancang untuk menyimulasikan percakapan dengan pengguna manusia, terutama melalui internet, atau chatbot untuk layanan pelanggan. Chatbot bertugas menjawab pertanyaan fakta Pegadaian yang berulang ditanyakan, misalnya, soal produk, lokasi kantor Pegadaian, dan promo.

Menurut Franskel Wawan Ardiansyah, Senior Manager Contact Center Pegadaian, pemakaian teknologi ini mampu memangkas biaya operasional yang signifikan. ”Kami mengakui bahwa masih banyak nasabah Pegadaian berlatar belakang kaum ibu. Kami ingin menggaet konsumen usia lebih muda karena Indonesia sedang surplus generasi muda. Maka, sejak 2017, kami mengembangkan chatbot yang di antaranya bisa ditemukan di akun aplikasi pesan instan Pegadaian,” ujarnya di Jakarta, awal Juni 2022.

Editor:
MUKHAMAD KURNIAWAN
Bagikan