logo Kompas.id
EkonomiOJK Ingatkan ”Market Conduct”
Iklan

OJK Ingatkan ”Market Conduct”

Rendahnya literasi keuangan menyebabkan produk layanan keuangan digital banyak mendapat keluhan. Program melek literasi keuangan terus digalakkan.

Oleh
ANASTASIA JOICE TAURIS SANTI
· 1 menit baca
Ziska Purwanti (34), pemilik usaha Choco Mold Chika, bertransaksi menggunakan layanan keuangan digital OVO di Banyuwangi, Kamis (22/10/2020). Transaksi menggunakan keuangan digital dirasa lebih mudah dan aman karena Sizka tidak perlu sibuk mencari kembalian dan membantunya dalam melakukan pencatatan transaksi.
KOMPAS/ANGGER PUTRANTO

Ziska Purwanti (34), pemilik usaha Choco Mold Chika, bertransaksi menggunakan layanan keuangan digital OVO di Banyuwangi, Kamis (22/10/2020). Transaksi menggunakan keuangan digital dirasa lebih mudah dan aman karena Sizka tidak perlu sibuk mencari kembalian dan membantunya dalam melakukan pencatatan transaksi.

JAKARTA, KOMPAS — Seiring dengan perkembangan teknologi digital, banyak produk dan layanan keuangan berbasis teknologi yang ditawarkan kepada masyarakat. Sayangnya, kehadiran produk baru tersebut tidak diiringi dengan peningkatan literasi dan pemahaman atas risiko produk itu.

Hal itu menyebabkan pengaduan tentang berbagai produk layanan keuangan digital semakin meningkat. Salah satu langkah preventif untuk menurunkan pengaduan dan mempercepat proses penyelesaian masalah adalah dengan memberlakukan market conduct.

Editor:
ARIS PRASETYO
Bagikan