logo Kompas.id
EkonomiInflasi dan Pengangguran...

Inflasi dan Pengangguran Bayangi Tren Positif Pertumbuhan Ekonomi

Ekonomi Indonesia pada triwulan I-2022 tumbuh positif. Kendati begitu, tren positif pemulihan ekonomi tersebut dibayangi tantangan inflasi dan pengangguran.

Oleh
Hendriyo Widi
· 1 menit baca
Gedung bertingkat di Jakarta Pusat, Kamis (10/2/2022). Tantangan global yang dihadapi Indonesia masih tinggi dalam upaya pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19. Selain faktor pandemi, kenaikan harga minyak dunia yang mendekati 100 dollar AS per barel serta kenaikan permintaan sejumlah komoditas juga berpotensi meningkatkan laju inflasi.
KOMPAS/AGUS SUSANTO

Gedung bertingkat di Jakarta Pusat, Kamis (10/2/2022). Tantangan global yang dihadapi Indonesia masih tinggi dalam upaya pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19. Selain faktor pandemi, kenaikan harga minyak dunia yang mendekati 100 dollar AS per barel serta kenaikan permintaan sejumlah komoditas juga berpotensi meningkatkan laju inflasi.

JAKARTA, KOMPAS — Ekonomi Indonesia pada triwulan I-2022 tumbuh 5,01 persen secara tahunan meski jika dibandingkan dengan triwulan IV-2021 masih terkontraksi 0,96 persen. Konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor menjadi motor penggerak pertumbuhan itu.

Kendati demikian, tren positif pemulihan ekonomi masih dibayangi inflasi yang diperkirakan masih tinggi dan pengangguran yang belum kembali seperti sebelum pandemi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tiga motor penggerak pertumbuhan itu adalah konsumsi rumah tangga yang tumbuh 4,43 persen, investasi 4,09 persen, dan ekspor 16,22 persen.

Editor:
MUKHAMAD KURNIAWAN
Bagikan