logo Kompas.id
EkonomiWapres Sebut Larangan Ekspor...

Wapres Sebut Larangan Ekspor Minyak Goreng sebagai Terapi Kejut

Wakil Presiden Ma'ruf Amin berpandangan, terapi kejut kadang kala diperlukan demi menyelamatkan kepentingan nasional dan masyarakat, termasuk dalam tata niaga minyak goreng dan bahan bakunya.

Oleh
CYPRIANUS ANTO SAPTOWALYONO, NINA SUSILO
· 1 menit baca
Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan keterangan kepada wartawan seusai puncak peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia Tahun 2022 di Istana Wapres, Jakarta, Selasa (26/4/2022).
NINA SUSILO

Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan keterangan kepada wartawan seusai puncak peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia Tahun 2022 di Istana Wapres, Jakarta, Selasa (26/4/2022).

JAKARTA, KOMPAS — Larangan ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng merupakan terapi kejut yang diharapkan mampu menstabilkan harga dan ketersediaan komoditas tersebut di dalam negeri. Pemerintah akan mengevaluasi efektivitas kebijakan ini setelah beberapa waktu diterapkan.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, keputusan menghentikan ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng sudah dibahas dalam sidang kabinet. Kebijakan ini diambil untuk kebaikan semua pihak, terutama kepentingan nasional dan kepentingan masyarakat.

Editor:
ANITA YOSSIHARA
Bagikan