logo Kompas.id
EkonomiSumber Penghidupan Nelayan...
Iklan

Sumber Penghidupan Nelayan Terancam

Nelayan kecil kian terdesak kapal ikan berukuran besar. Kuota tangkapan ikan yang akan diberikan kepada nelayan lokal di zona industri perikanan diproyeksikan 2,8 juta ton per tahun.

Oleh
Tim Kompas
· 5 menit baca
Rustam (48) menangkap ikan tongkol di perairan yang berjarak sekitar 45 kilometer di sebelah timur Pulau Natuna Besar, Kepulauan Riau, Sabtu (26/3/2022).
KOMPAS/PANDU WIYOGA

Rustam (48) menangkap ikan tongkol di perairan yang berjarak sekitar 45 kilometer di sebelah timur Pulau Natuna Besar, Kepulauan Riau, Sabtu (26/3/2022).

JAKARTA, KOMPAS — Nelayan kecil dan tradisional kian terdesak oleh keberadaan kapal-kapal ikan berukuran besar yang belakangan makin menjamur di perairan-perairan Nusantara. Para nelayan kecil seolah dibiarkan berkompetisi bebas dengan kapal-kapal ikan besar yang kadang menggunakan alat tangkap tak ramah lingkungan. Sumber penghidupan nelayan kecil pun terancam.

Penelusuran Kompas sepanjang pekan lalu di sejumlah daerah, seperti Natuna (Kepulauan Riau), Kepulauan Aru (Maluku), Kendari (Sulawesi Tenggara), serta Indramayu dan Cirebon (Jawa Barat), merekam berbagai kegelisahan nelayan kecil yang tangkapannya kian berkurang.

Editor:
Bagikan
Kantor Redaksi
Gedung Kompas Gramedia, Jalan Palmerah Selatan 26-28, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000