logo Kompas.id
EkonomiBank Digital Terus Tambah...

Bank Digital Terus Tambah Modal

Sejumlah bank terus menyusun strategi untuk merespons Peraturan Otoritas Jasa Keuangan atau POJK yang baru tentang bank umum. Beberapa memilih berkonsolidasi dan ada pula yang menambah permodalan.

Oleh
JOICE TAURIS SANTI
· 1 menit baca
Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) dan Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengamati aplikasi Financial Super App Livin' by Mandiri dan Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri dalam rangka menyambut HUT ke-23 Bank Mandiri di Plaza Mandiri, Jakarta, 2 Oktober 2021.
KOMPAS/AGUS SUSANTO (AGS)

Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) dan Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengamati aplikasi Financial Super App Livin' by Mandiri dan Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri dalam rangka menyambut HUT ke-23 Bank Mandiri di Plaza Mandiri, Jakarta, 2 Oktober 2021.

JAKARTA, KOMPAS — Sejumlah bank digital terus menambah modal untuk pengembangan bank. Rencana untuk melakukan penawaran saham baru sudah masuk agenda beberapa bank tersebut pada tahun ini.

PT Bank Amar Indonesia Tbk akan menambah modal melalui right issue untuk memenuhi persyaratan dari Otoritas Jasa Keuangan terkait dengan pemenuhan modal inti. Bank Amar akan menawarkan 5.785.272.000 saham baru dengan nilai nominal Rp 100 dan harga pelaksanaan Rp 173 per saham.

Editor:
ARIS PRASETYO
Bagikan