logo Kompas.id
EkonomiUpaya Tekan Kemiskinan...
Iklan

Upaya Tekan Kemiskinan Dibayangi Kenaikan Inflasi

Pemerintah dinilai perlu menjaga daya beli masyarakat serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok untuk menekan dampak inflasi terhadap masyarakat rentan.

Oleh
AGNES THEODORA WOLKH WAGUNU
· 4 menit baca
Warga mengobrol di depan gang rumahnya di kawasan hunian semipermanen padat penduduk di antara jalur kereta di Pademangan, Jakarta Utara, Senin (6/12/2021).
TOTOK WIJAYANTO

Warga mengobrol di depan gang rumahnya di kawasan hunian semipermanen padat penduduk di antara jalur kereta di Pademangan, Jakarta Utara, Senin (6/12/2021).

JAKARTA, KOMPAS— Ikhtiar pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan di masa pandemi dibayangi potensi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok. Jika tidak disertai dengan peningkatan pendapatan dan penguatan daya beli, masyarakat rentan kembali jatuh ke jurang kemiskinan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, per September 2021, ada 26,5 juta orang miskin di Indonesia atau mencakup 9,71 persen dari total penduduk. Jumlah itu berkurang 1,05 juta orang dibandingkan posisi pada September 2020. Saat itu, di tahun pertama pandemi Covid-19, jumlah penduduk miskin sempat melonjak hingga 27,55 juta orang atau 10,19 persen dari total penduduk.

Editor:
MUKHAMAD KURNIAWAN
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000