logo Kompas.id
EkonomiMerger dan Akuisisi, Aksi...
Iklan

Merger dan Akuisisi, Aksi Korporasi yang Mewarnai Bursa Sepanjang 2021

Merger dan akuisisi mewarnai kinerja pasar modal Indonesia di sepanjang 2021. Tak hanya untuk memperbesar bisnis, merger juga untuk memperbesar ekosistem usaha perusahaan. Semua terjadi di tengah ketidakpastian pandemi.

Oleh
joice tauris santi
· 4 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/WszzbWZZ8debLCMmygwXs9qAoG0=/1024x614/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F05%2Ff9ce71da-4b67-4bb4-95be-221a223e367b_jpg.jpg
KOMPAS/RADITYA HELABUMI

Gojek dan Tokopedia resmi mengumumkan kesepakatan merger melalui pembentukan Grup GoTo pada Senin (17/5/2021). Gojek merupakan platform layanan on-demand dan finansial, sementara Tokopedia merupakan perusahaan teknologi lokapasar (marketplace) di Indonesia.

Di tengah pandemi Covid-19 yang belum menentu, pasar modal Indonesia menutup tahun 2021 dengan berbagai rekor. Emiten juga melakukan berbagai macam aksi korporasi untuk meningkatkan kapabilitas bisnisnya. Merger dan akuisisi menjadi salah satu tema utama pada 2021.

Awal 2021, tiga bank syariah milik negara bersatu untuk memperkuat bisnis mereka. Langkah ini merupakan salah satu upaya dari Kementerian BUMN untuk merampingkan dan mengefisienkan bisnis perbankan syariah. Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah, dan BNI Syariah melebur menjadi Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

Editor:
Aris Prasetyo
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000