logo Kompas.id
EkonomiPelacak Perdagangan dan Keadilan Vaksin

Pelacak Perdagangan dan Keadilan Vaksin

Sistem pelacakan ini membantu negara-negara di dunia untuk memantau perkembangan dan perdagangan vaksin dari hulu hingga hilir. Sistem itu juga bisa jadi pijakan kebijakan untuk mewujudkan keadilan atau pemerataan vaksin

Oleh
Hendriyo Widi
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Heru Sri Kumoro

Seorang anak memperhatikan petugas kesehatan yang menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada ibunya di Kompleks Kantor Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (25/11/2021). Vaksinasi ini digelar dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-57 Provinsi Banten. Selain vaksinasi Covid-19, digelar juga pengobatan gratis, pembagian sembako, sunatan massal, dan donor darah.

Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan Dana Moneter Internasional (IMF) membangun sistem Pelacak Perdagangan Vaksin dunia atau Vaccine Trade Tracker. Melalui sistem yang diluncurkan pada 22 November 2021 itu, alur perdagangan vaksin dari hulu atau negara produsen hingga hilir atau negara penerima dapat terpantau dan terdata.

Sistem itu memberikan berbagai informasi tentang jenis vaksin, jumlah pasokan vaksin dunia, produksi dan distribusi, serta ekspor dan impor vaksin. Sistem itu menyajikan pula data tingkat atau cakupan vaksinasi setiap negara berdasarkan benua dan status negara mulai dari berpenghasilan rendah, menengah ke bawah, menengah ke atas, dan tinggi.

Editor:
nurhidayati
Bagikan