logo Kompas.id
EkonomiPenggabungan Empat Pelindo Jadi Satu Diyakini Dongkrak Daya Saing

Penggabungan Empat Pelindo Jadi Satu Diyakini Dongkrak Daya Saing

Tujuh tahun lalu, Presiden Jokowi memerintahkan Menteri BUMN dan direktur utama Pelindo I, II, III, dan IV untuk segera membentuk ”holding” Pelindo. Kini ”holding” itu terbentuk dan diharapkan mendongkrak daya saing.

Oleh Cyprianus Anto Saptowalyono
· 1 menit baca
Memuat data...
BIRO PERS SEKRETARIAT PRESIDEN/LAILY RACHEV

Presiden Joko Widodo berpidato pada peresmian penggabungan Pelindo dan Terminal Multipurpose Wae Kelambu, Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Kamis (14/10/2021).

JAKARTA, KOMPAS — Empat badan usaha milik negara, yakni Pelindo I, II, III, dan IV, berintegrasi menjadi satu, yakni PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Hal ini diharapkan memudahkan koordinasi pengembangan kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus di sekitar pelabuhan. Penggabungan itu juga dinilai akan membuka kesempatan mendunia dan menjadikan Pelindo sebagai operator terminal peti kemas terbesar kedelapan di dunia.

Penekanan tombol klakson kapal laut dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Joko Widodo menandai peresmian penggabungan Pelindo dan Terminal Multipurpose Wae Kelambu, Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Kamis (14/10/2021). Sebelumnya, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo meninjau tempat aktivitas bongkar muatan kapal di Terminal Multipurpose Wae Kelambu, Tanah Naga Mori, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, tersebut.

Editor: Antony Lee
Bagikan
Memuat data..