logo Kompas.id
β€Ί
Ekonomiβ€ΊPariwisata Dibuka, Hotel...
Iklan

Pariwisata Dibuka, Hotel Berbintang Lebih Diminati

Okupansi hotel diprediksi membaik setelah pelonggaran pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat. Namun, hotel perlu mempersiapkan diri dengan standar kebutuhan konsumen di masa pandemi.

Oleh
BM Lukita Grahadyarini
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/9CEp5PJrORTSV7HjlkzXQebW6aY=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F08%2F20210823DRA11_1629694679.jpg
Kompas

Suasana lengang terlihat di kawasan tempat penginapan di sekitar Jalan Malioboro, Yogyakarta, Rabu (18/8/2021). Pandemi membuat okupasi hotel di Yogyakarta turun drastis.

JAKARTA, KOMPAS β€” Pelonggaran pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM diyakini akan mendorong okupansi hotel. Kinerja hotel diprediksi terus membaik hingga akhir tahun 2021. Hotel berbintang dengan penyesuaian tarif dinilai akan lebih diminati dibandingkan hotel bujet.

Senior Associate Director Research Colliers Indonesia Ferry Salanto mengemukakan, tingkat rata-rata okupansi hotel di Jakarta, yang pada Mei-Juni 2021 membaik dan mendekati kondisi sebelum masa pandemi tahun 2020, kembali anjlok pada Juli-Agustus 2021 akibat peningkatan kasus Covid-19 dan pemberlakuan PPKM darurat.

Editor:
Mukhamad Kurniawan
Bagikan