logo Kompas.id
EkonomiJumlah Penumpang Kereta Turun ...
Iklan

Jumlah Penumpang Kereta Turun Drastis, Infrastruktur Tetap Dikembangkan

Pandemi Covid-19 menurunkan jumlah penumpang kereta secara drastis. Hal ini dilatari kebijakan pemerintah untuk menekan penyebaran virus lewat pengurangan mobilitas. Namun, infrastruktur perkeretaapian tetap dikembangkan

Oleh
Stefanus Osa Triyatna
· 5 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/fyvniSuYeUvcKRelTCLltyubBew=/1024x579/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F01%2Fb7d0f077-6e44-4317-b24e-becdbcc882bb_jpg.jpg
KOMPAS/NINO CITRA ANUGRAHANTO

Salah satu kereta rel listrik dari PT Kereta Commuter Indonesia yang akan berangkat dalam uji coba yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, di Stasiun Yogyakarta, Rabu (20/1/2021). Kereta tersebut bakal mulai uji coba terbatas dengan melibatkan masyarakat umum mulai Februari.

JAKARTA, KOMPAS – Pandemi Covid-19 berkepanjangan menyebabkan jumlah penumpang kereta menurun drastis. Hal ini berkait dengan kebijakan pemerintah untuk menekan penyebaran covid-19 melalui pengurangan mobilitas masyarakat. Jumlah penumpang kereta api yang sebelum pandemi bisa lebih dari satu juta orang per hari turun menjadi hanya puluhan ribu orang per hari.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Didiek Hartantyo dalam Talkshow Virtual “Merdeka Bertransportasi” yang digelar di Solo, Jawa Tengah, Rabu (18/8/2021) malam, mengatakan, pandemi Covid-19 telah memengaruhi mobilitas masyarakat dalam menggunakan jasa kereta.

Editor:
Nur Hidayati
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000