logo Kompas.id
EkonomiPenanganan Pandemi Diperkirakan Membaik, Anggaran Perlindungan Sosial 2022 Turun

Penanganan Pandemi Diperkirakan Membaik, Anggaran Perlindungan Sosial 2022 Turun

Penurunan anggaran turut mempertimbangkan penanganan pandemi Covid-19 yang diprediksi lebih baik. Namun, tetap ada ruang untuk menambah anggaran apabila diperlukan.

Oleh M Paschalia Judith J
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO

Warga mulai berkumpul untuk antre mengambil formulir pencairan sebelum dibukanya loket penyaluran bantuan langsung tunai untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di kompleks GOR Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (21/4/2021). 

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah menurunkan anggaran perlindungan sosial pada 2022 karena optimistis pengendalian pandemi Covid-19 ke depan cenderung membaik. Apabila terjadi lonjakan kasus, ada ruang penambahan anggaran yang diambil dari cadangan perlindungan sosial.

Dalam Rancangan Undang-Undang APBN 2022, anggaran perlindungan sosial sebesar Rp 153,7 triliun dan bertujuan mengantisipasi ketidakpastian selama pandemi Covid-19. Anggaran tersebut lebih rendah dibandingkan proyeksi 2021 yang mencapai Rp 184,5 triliun. Proyeksi anggaran 2021 itu memuat tambahan dampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), seperti bantuan beras Bulog, Kartu Sembako PPKM, bantuan subsidi upah, serta perpanjangan periode Kartu Sembako, bantuan kuota internet, dan bantuan sosial tunai (BST).

Editor: Aris Prasetyo
Bagikan
Memuat data..