logo Kompas.id
EkonomiSubsidi Upah bagi Pekerja Informal Mendesak

Subsidi Upah bagi Pekerja Informal Mendesak

Kementerian Ketenagakerjaan berencana menjadikan bantuan subsidi upah sebagai program yang berkelanjutan dan diberikan merata bagi pekerja formal dan informal. Namun, keterbatasan anggaran selalu menjadi kendala.

Oleh Agnes Theodora
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Raditya Helabumi

Penjual alat rumah tangga berkeliling menawarkan dagangan di kawasan Tambora, Jakarta Barat, Senin (28/9/2020). Pekerja sektor informal yang tidak dapat bekerja dari rumah tetap beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan ekonomi selama PSBB.

JAKARTA, KOMPAS — Selama pandemi Covid-19, pekerja informal selalu dikecualikan dari sasaran penerima bantuan subsidi upah. Untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, pemerintah diminta serius menggodok perluasan skema subsidi ubah bagi pekerja informal.

Data Badan Pusat Statistik per Februari 2021, jumlah pekerja di sektor informal mencapai 78,14 juta atau 59,62 persen dari total angkatan kerja. Akibat pandemi, selama periode Februari 2020 sampai Februari 2021, terjadi peningkatan pekerja di sektor informal sebanyak 2,64 juta orang. Sementara pekerja di sektor formal semakin tergerus. 

Editor: M Fajar Marta
Bagikan
Memuat data..