logo Kompas.id
EkonomiPelaku UKM Kembali Dipaksa Beradaptasi Hadapi Gelombang Baru Pandemi

Pelaku UKM Kembali Dipaksa Beradaptasi Hadapi Gelombang Baru Pandemi

Gelombang baru pandemi Covid-19 yang dibarengi dengan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM beberapa pekan ini kembali memperlambat laju ekonomi, terutama di skala usaha kecil dan menengah.

Oleh Stefanus Osa Triyatna
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Pegawai meneliti kartu nama yang telah selesai dicetak dan dipotong di sebuah UKM percetakan di kawasan Tambora, Jakarta, Sabtu (7/11/2020). Pandemi Covid-19 ternyata tidak berimbas pada pelaku UKM percetakan tersebut. Basis pemasaran yang mengandalkan sosial media dan lokapasar menjadi alasan tidak turunnya jumlah pesanan selama pandemi.

JAKARTA, KOMPAS — Pelaku usaha sektor kecil dan menengah berupaya keras terus beradaptasi menghadapi pelemahan ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai. Sektor yang sangat diandalkan selama resesi ini membutuhkan perlindungan, kemudahan, dan dukungan dari pemerintah.

Presiden Direktur Wismilak Foundation Ronald Walla mengatakan, di awal 2021 sesungguhnya para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) sudah beradaptasi dengan situasi normal baru akibat pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020 di Indonesia. Mereka sudah siap berlari kencang mengejar seluruh ketertinggalan pada 2020.

Editor: Aris Prasetyo
Bagikan
Memuat data..