logo Kompas.id
EkonomiHarga Tak Kunjung Stabil, Peternak Rakyat Gugat Pemerintah Rp 5,4 Triliun

Harga Tak Kunjung Stabil, Peternak Rakyat Gugat Pemerintah Rp 5,4 Triliun

Pemerintah seolah-olah membiarkan nasib peternak rakyat semakin terpuruk dengan tidak pernah mengeluarkan terobosan kebijakan yang benar-benar berpihak dan melindungi peternak rakyat.

Oleh M Paschalia Judith J
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Hendra A Setyawan

Peternak mengambil telur di sebuah peternakan ayam petelur di kawasan Pengasinan, Bogor, Jawa Barat, Rabu (28/4/2021). Para peternak mengeluhkan naiknya harga pakan dari Rp 287.500 per zak (50 kilogram) menjadi 295.000 per zak. Kenaikan pakan dipicu lonjakan harga jagung.

JAKARTA, KOMPAS — Akibat harga ayam hidup siap potong di tingkat peternak selalu di bawah acuan, peternak menggugat pemerintah ke pengadilan tata usaha negara dan menuntut ganti rugi Rp 5,4 triliun. Peternak rakyat menilai, pemerintah tidak menjalankan kewajiban konstitusinya dalam melindungi produsen ayam pedaging.

Ketua Paguyuban Peternak Rakyat Nusantara (PPRN) Alvino Antonio, yang mewakili pribadi dan peternak rakyat di tingkat nasional, menjadi penggugat dengan didampingi Hermawanto selaku kuasa hukum. Alvino melayangkan gugatan pada Kamis (22/7/2021) dengan nomor 173/6/TF/2021/PTUN-JKT menyusul tiga nota keberatan yang diajukan kepada Menteri Pertanian sebagai tergugat I, Menteri Perdagangan sebagai tergugat II, dan Presiden RI sebagai tergugat III.

Editor: Aris Prasetyo
Bagikan
Memuat data..