logo Kompas.id
EkonomiDanai BUMN ”Sakit” dan Penugasan, PMN 2022 Diajukan Rp 72,449 Triliun

Danai BUMN ”Sakit” dan Penugasan, PMN 2022 Diajukan Rp 72,449 Triliun

Secara umum, kondisi keuangan BUMN, terutama BUMN Karya, tertekan karena sulit mendapat kontrak baru dan penjualan, serta penugasan yang sangat berat seiring dampak pandemi Covid-19.

Oleh
Hendriyo Widi
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/YOLA SASTRA

Pekerja melakukan pengecoran jalan dalam pengerjaan proyek Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi I Padang-Sicincin, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Sabtu (13/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS — Kementerian Badan Usaha Milik Negara mengajukan penyertaan modal negara atau PMN bagi 12 perusahaan sebesar Rp 72,449 triliun untuk tahun anggaran 2022. PMN yang besarnya lebih dari dua kali lipat dari PMN 2021 itu akan digunakan untuk menyehatkan sejumlah perusahaan dan dalam rangka menjalankan penugasan negara.

Perusahaan pelat merah yang akan mendapatkan PMN itu adalah PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebesar Rp 3 triliun, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Rp 8,231 triliun, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Rp 7 triliun, PT Hutama Karya (Persero) Rp 31,35 triliun, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) Rp 9,318 triliun, dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Rp 4,1 triliun.

Editor:
M Fajar Marta
Bagikan