logo Kompas.id
β€Ί
Ekonomiβ€ΊEnergi Bersih Butuh Pembiayaan...
Iklan

Energi Bersih Butuh Pembiayaan Gotong Royong

Mayoritas calon konsumen menanyakan penghematan yang bisa diperoleh, harga yang harus dibayar, dan skema pembiayaan yang tersedia sebelum memasang PLTS atap.

Oleh
M Paschalia Judith J
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/ZMQTZrUL8fwyYBdAUmslvhh_1kw=/1024x575/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F03%2F66d86d78-7ce1-4906-b5a9-dbdd24ba04d9_jpg.jpg
Kompas/Priyombodo

Foto udara perumahan yang telah dilengkapi panel surya di kawasan Summarecon Serpong, Tangerang, Banten, Rabu (4/3/2020). Kesadaran konsumen terhadap lingkungan dari penggunaan energi terbarukan dimanfaatkan oleh pihak pengembang perumahan dengan memberikan penawaran bonus panel surya di setiap unit rumah yang dijual. Selain ramah lingkungan, penggunaan panel surya juga menghemat biaya penggunaan listrik bulanan yang pada akhirnya menguntungkan konsumen.

JAKARTA, KOMPAS – Masyarakat membutuhkan pembiayaan yang lebih beragam agar lebih mudah menggunakan pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS atap. Skema pinjaman yang bersifat gotong-royong yang ditawarkan koperasi dapat menjadi opsi strategis.

Berdasarkan survey yang dihimpun, Manajer Program Akses Energi Berkelanjutan Institute for Essential Services Reform (IESR) Marlistya Citraningrum mengatakan, lebih dari 50 persen calon konsumen menanyakan penghematan yang bisa diperoleh, harga yang harus dibayar, dan skema pembiayaan yang tersedia sebelum memasang PLTS atap.

Editor:
Aris Prasetyo
Bagikan