logo Kompas.id
β€Ί
Ekonomiβ€ΊKolaborasi Industri dan UMKM...
Iklan

Kolaborasi Industri dan UMKM Perlu Diperkuat

Kolaborasi antarindustri semakin diperlukan untuk menghadapi era perubahan akibat pandemi Covid-19. Demi bertahan, pola-pola kerja sama yang saling menguntungkan adalah pilihan tepat.

Oleh
Stefanus Osa Triyatna
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/BC9L35UmOFOC-LZMH1gBj_whnKo=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F06%2FIMG-20210623-WA0011_1624439824.jpg
ARSIP KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM

Ketua Pengurus Yayasan Dana Bakti Astra Sigit P Kumala (ketiga dari kiri) sedang menjelaskan kepada Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki (keempat dari kiri) tentang peran UMKM sebagai binaan YDBA, Selasa (22/6/2021), di kantor YDBA, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS β€” Kolaborasi antar-industri semakin diperlukan untuk menghadapi era perubahan akibat pandemi Covid-19. Tak hanya jalinan kerja sama antara industri besar dan kecil yang diperkuat, tetapi juga kolaborasi yang perlu ditumbuhkan antara lembaga pembiayaan perbankan dan usaha.

Dalam Undang-Undang Cipta Kerja, kolaborasi itu lebih ditegaskan dalam bentuk kewajiban pengusaha besar bermitra dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bahkan, kemitraan itu juga perlu didorong untuk peningkatan inovasi teknologi pada UMKM agar bisa masuk sebagai salah satu rantai pasok industri besar.

Editor:
Aris Prasetyo
Bagikan