logo Kompas.id
EkonomiTerimbas Pandemi, Hak-hak Pekerja Sulit Dipenuhi

Terimbas Pandemi, Hak-hak Pekerja Sulit Dipenuhi

Persoalan ketenagakerjaan di lingkup BUMN patut diperhatikan pemerintah selaku pemegang saham utama. Terlebih, di tengah tantangan pandemi Covid-19 yang memukul berat sejumlah perseroan.

Oleh
Agnes Theodora
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/Lasti Kurnia

Peserta aksi Aliansi Pekerja BUMN Bergerak menggelar unjuk rasa di depan kantor Kementerian BUMN di Jakarta, Kamis (27/2/2020). Dalam aksinya, mereka antara lain menuntut agar Menteri BUMN membenahi kasus PHK massal serta mutasi dan PHK pengurus serikat pekerja yang terjadi di sejumlah BUMN.

JAKARTA, KOMPAS — Dampak pandemi Covid-19 membuat beberapa badan usaha milik negara kesulitan memenuhi hak-hak pekerjanya. Pekerja Perum DAMRI dan pekerja alih daya di PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melaporkan sejumlah hak mereka tidak dipenuhi perseroan, seperti penunggakan gaji berbulan-bulan dan tunjangan hari raya yang berkurang.

Menurut Ketua Umum Serikat Pekerja Dirgantara, Digital, dan Transportasi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPDT-FSPMI) Iswan Abdullah, beberapa pekerja Perum DAMRI tidak menerima gaji selama lima sampai delapan bulan terakhir. Mayoritas adalah para sopir bus, selain itu para pekerja di depo atau bengkel perawatan bus DAMRI.

Editor:
Aris Prasetyo
Bagikan