logo Kompas.id
EkonomiKetentuan Komponen Lokal Gawai...

Ketentuan Komponen Lokal Gawai 5G Mengacu Gawai 4G

Kementerian Perindustrian menegaskan tidak ada perubahan skema perhitungan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) gawai 5G dengan generasi 4G. Namun, sejumlah pihak mempertanyakan relevansi ketentuan tersebut.

Oleh
Mediana
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/BQtxwOsc-Cp4hOJCAEOYzxcaU5A=/1024x1536/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F05%2F600564eb-1c89-4ee2-924f-46ed4f1775dc_jpg.jpg
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Petugas mengendalikan UU Robot yang dijalankan melalui jaringan 5G saat peluncuran layanan 5G Telkomsel di Jakarta, Kamis (27/5/2021). Telkomsel secara resmi meluncurkan layanan 5G. Layanannya tersedia di beberapa titik di sembilan kota, yaitu Jakarta, Surabaya, Makassar, Bali, Batam, Medan, Solo, Balikpapan, dan Bandung.

JAKARTA, KOMPAS — Ketentuan tentang tingkat komponen dalam negeri atau TKDN gawai secara otomatis akan berlaku saat spektrum frekuensi 5G ditetapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Kementerian Perindustrian memutuskan, perhitungan TKDN gawai 5G akan mengacu ketentuan TKDN gawai 4G.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier, Jumat (28/5/2021), di Jakarta menegaskan hal tersebut. Ada tiga skema perhitungan TKDN gawai atau produk ponsel, komputer genggam, dan sabak berteknologi 4G yang berlaku di Indonesia sesuai Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 29 Tahun 2017 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri Produk Telepon Seluler, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet.

Editor:
Mukhamad Kurniawan
Bagikan