logo Kompas.id
β€Ί
Ekonomiβ€ΊPandemi Covid-19 Memperlebar...
Iklan

Pandemi Covid-19 Memperlebar Kesenjangan Kapasitas antara Pemimpin Bisnis dan Pekerja

Pekerja muda merupakan tumpuan masa depan perusahaan. Sayangnya, pekerja muda cenderung lebih tertekan di tengah pandemi Covid-19. Pimpinan bisnis mesti aktif berkomunikasi dengan pekerja muda.

Oleh
M Paschalia Judith J
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/4Ypo7MdSrjdScQ9eAYQZuZE6fdU=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F05%2Fa66803cb-55b5-4f71-9661-f1a51953bccb_jpg.jpg
Kompas/Priyombodo

Massa buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) berunjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional di Jakarta, Sabtu (1/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS β€” Pandemi Covid-19 menempatkan pemimpin industri dalam situasi karier yang berbeda dengan pekerja muda. Pimpinan bisnis cenderung merasa berkembang selama pandemi, sedangkan pekerja muda mesti bergelut dengan keadaan. Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, pucuk-pucuk tertinggi perusahaan perlu berkomunikasi secara rutin dengan setiap lapisan sumber daya manusia di tubuh organisasinya.

Kesenjangan itu menjadi salah satu sorotan dalam laporan tahunan 2021 Work Trend Index: Annual Report berjudul ”The Next Great Disruption is Hybrid Work – Are We Ready?” yang dipublikasikan Microsoft pada Maret 2021. Hasil survei pada laporan itu menunjukkan, sebanyak 61 persen pemimpin bisnis merasa berkembang (thriving). Sebaliknya, sebanyak 60 persen pegawai dari generasi Z dan 64 persen karyawan mula merasa bergumul (struggling) dengan situasi pekerjaan selama pandemi Covid-19.

Editor:
M Fajar Marta
Bagikan